Siswanya Kedapatan Bawa Obat Terlarang, SMKN 4 Kendari Siap Gelar Swiping – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Siswanya Kedapatan Bawa Obat Terlarang, SMKN 4 Kendari Siap Gelar Swiping

Suse Husen. Foto (RAJAP/BKK)

Suse Husen. Foto (RAJAP/BKK)

KENDARI, BKK– Sehari setelah kejadian sembilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Kendari kedapatan membawa obat-obatan yang diduga mengandung narkoba jenis PCC, pihak sekolah tersebut telah menyiapkan langkah antisipasi.

“Pasca kedapatannya anak anak yang membawa narkoba di sekolah ini, maka kita akan melakukan swiping. Yang akan kita lakukan bukan hanya swiping narkoba saja tapi berupa senjata tajam, miras, buku dan vcd porno,” terang Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 4 Kendari Suse Husen di ruang kerjanya, Rabu (31/8).

Swiping yang akan dilakukan, lanjut Suse, akan digelar sekali seminggu namun Ia tidak akan memberitahukan jadwal pelaksanaannya.

“Swiping ini kita tidak tentukan kapan harinya dan jam berapa waktunya karena jika diumumkan semua siswa pasti akan waspada,” jelasnya.

Mengenai siswanya yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang itu, menurut Suse, saat ini masih dalam penanganan pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari dan masih menunggu hasil penyelidikan.

Ia juga menegaskan, pelanggaran siswa yang membawa barang terlarang seperti narkoba memiliki poin tertinggi di SMKN 4 Kendari. Olehnya itu, bila kesembilan siswanya tersebut terbukti telah melakukan penyalahgunaan narkoba maka akan dikeluarkan dari sekolah dan dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.

“Setelah kami diskusikan di ruang dewan guru, kami masih menunggu hasil tes urine yang dilakukan oleh BNNK karena tidak semua siswa membawa narkoba dan siswa yang terbukti urinenya positif maka kami akan panggil orang tuanya,” tambahnya.

Ditemui ditempat terpisah, Wakil Kasek Kesiswaan SMKN 4 Kendari Abdurrahman mengatakan, kesembilan siswa yang kedapatan membawa narkoba tersebut masih mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

“Sembari kami menunggu hasil pemeriksaan urine dari BNNK , kami masih memberikan kesempatan kepada seluruh siswa tersebut untuk melakukan proses belajar mengajar di sekolah,” terang Abdurrahman.

Sementara Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Kendari Nur adnan Aga mengatakan, kesembilan siswa yang membawa narkoba akan akan melakukan rawat jalan. Mereka akan rutin mendatangi kantor BNNK Kendari untuk melakukan terapi sebanyak satu kali seminggu.

“Dari hasil asesmen yang dilakukan kemarin, sudah ada hasilnya cuman saya belum pegang hasil keseluruhannya dan saya belum bisa beritakan,” tutur Nur Adnan di ruang kerjanya. (p8/a/nur)

 

To Top