Sembilan Siswa SMKN 4 Kendari Kedapatan Bawa Narkoba – Berita Kota Kendari
Beranda

Sembilan Siswa SMKN 4 Kendari Kedapatan Bawa Narkoba

KENDARI, BKK – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari yang melakukan razia narkoba di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kendari, Selasa (30/8). Sedikitnya sembilan siswa ditemukan membawa obat-obatan yang diduga mengandung narkoba jenis PCC yang disimpan dalam tasnya masing-masing.
Hal itu dibenarkan Wakil Kepala Sekolah SMKN 4 Kendari Andurrahman. Kesembilan siswanya itu memang dicurigai menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba sejak beberapa hari lalu hingga pihaknya berkoordinasi dengan BNNK.
“Dari hasil interogasi, mereka (sembilan siswanya-red) mengaku belinya di belakangnya rabam dan belakang Mall Mandonga serta Kota Lama dengan cara patungan,” terang Abdurrahman.

Saat ini, pihak SMKN 4 Kendari masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak BNNK Kendari. Bila Sembilan siswanya itu terbukti mengkonsumsi barang haram tersebut maka  akan dikeluarkan dari sekolah.

“Kami memanggil semua orang tua siswa yang bersangkutan dan sesuai aturan yang ada di sekolah ini, kita terpaksa mengeluarkan mereka bila terbukti membawa barang terlarang di lingkungan sekolah,” jelas Rahman.
Diakuinya, siswa yang terjaring razia tersebut merupakan siswa yang baru masuk saat proses penerimaan belum lama ini.
Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Kendari Nur Adnan mengatakan, terhadap kesembilan siswa tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Jika ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba maka akan direhabilitasi.
Mengenai langkah antisipasi penggunaan dan peredaran narkoba di kalangan sekolah, pihaknya kini telah membuka ruang komunikasi publik yang pelayanannya diutamakan pada tingkatan sekolah.
“Pelayanan ini kami utamakan untuk sekolah-sekolah, dimana ketika ada aduan atau dugaan yang dilaporkan maka kita bisa langsung menindak lanjutinya, dengan harapan bisa mengurangi peredaran narkoba di lingkungan sekolah,” pungkasnya.
Maraknya pelajar yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, tentu menjadi hal yang memprihatikan. Pihak Dinas Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari harus segera bertindak dengan tidak hanya melakukan sosilisasi, namun melakukan langkah identifikasi di lingkungan sekolah.
“Identifikasi yang dimaksud adalah dengan melakukan tes urine secara rutin kepada setiap siswa-siswi dan memberikan sanksi tegas bagi yang kedapatan atau bisa juga dengan kebijakan lain seperti pembinaan,” jelas Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Azhar. (m2/p8/b/nur)

To Top