Polisi Buru Penebas Tangan Maulana – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polisi Buru Penebas Tangan Maulana

KENDARI, BKK –
Sial benar nasib Maulana Sufyan (23). Warga BTN Unhalu ini menjadi korban penebasan senjata tajam dari pelaku yang sama sekali tidak dikenalnya. Polisi kini masih memburu pelakunya.

Malam itu, Senin (29/8), polisi serta wartawan yang tengah bercengkrama di Pos Polisi Kambu, dikejutkan dengan kedatangan seorang pemuda dengan jaket yang bersimbah darah. Dia diantar oleh seorang kawan perempuannya.
“Tolong Pak.
Ada orang yang tebas saya di Lapangan Futsal Praja (dalam kampus Universitas Halu Oleo. Dompet dan hape saya masih ada di sana,” kata pemuda yang tak lain Maulana Sufyan itu.
“Pelakunya ada dua orang, mereka pakai baju kaos warna merah,” katanya lagi sambil meringis menahan rasa sakit akibat tebasan parang di lengan kirinya.
Setelah ditenangkan oleh polisi, Maulana pun menceritakan kronologis kejadiannya. Sekitar pukul 21.00, dia bersama kawan perempuannya tengah duduk bercengkrama di bagian tribun Lapangan Futsal Praja, UHO.
Tiba-tiba, mereka didatangi dua orang tak dikenal. Salah seorang dari mereka kemudian menunjuk-nunjukkan parangnya ke arah Maulana.
Tanpa sepatah kata pun, orang tak dikenal itu langsung menebaskan parang ke arahnya. Maulana dengan gerak refleks menangkis serangan itu dengan tangan kirinya. Akibatnya, tangan kiri Maulana alami luka sobek yang cukup parah.
Sementara teman perempuan Maulana yang kaget langsung melarikan diri dan berteriak meminta tolong. Sayangnya, tak ada orang di dekat lapangan tersebut.
Dalam keadaan terluka, Maulana berusaha menyelamatkan diri menuju ke motornya. Dia kemudian mencari teman wanitanya, dan setelah menemukannya, mereka pun menuju ke Pospol Kambu.
Usai memberikan keterangan, Maulana langsung diantar oleh warga sekitar menuju RSUD Kota Kendari. Beberapa orang petugas bersama teman wanita korban menuju ke lokasi kejadian perkara.
Sayangnya, kedua pelaku sudah tidak berada di tempat itu lagi. Polisi hanya mendapati ponsel dan dompet korban.
Rekan korban bernama Wirawan Seko (25), kemudian membuat laporan resmi di Polsek Poasia, keesokan harinya. Kapolsek Poasia, Kompol Haeruddin melalui Kepala Unit II Reserse dan Kriminal Polsek Poasia, Bripda La Ode Muhammad Farid mengatakan, kasus ini masih dalam tahap lidik.
“Pelakunya sementara kita kejar,” katanya. (p4/b/aha)

Click to comment
To Top