Perda Baru Permudah Kontrol Penjual Miras di Kendari – Berita Kota Kendari
Beranda

Perda Baru Permudah Kontrol Penjual Miras di Kendari

KENDARI, BKK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari bersama instansi terkait, kini mulai lakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) terbaru yang telah ditetapkan. Salah satunya Perda nomor 3 tahun 2015 tentang retribusi izin tempat penjualan minuman keras atau beralkohol (miras).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kota Kendari Muhamad Ali yang ditemui saat menggelar sosialisasi di Kecamatan Abeli, Senin (29/8), mengatakan dalam Perda nomor 3 tersebut, ada empat item di dalamnya yang penting untuk diketahui mayarakat. Hal itu terkait pengaturan izin, pembatasan, pengawasan dan pelarangannya.

“Kita menggaris bawahi perda ini dari empat item tersebut agar masyarakat yang menjadi peserta bisa mudah memahami,” kata Muhamad Ali.

Dengan adanya sosialisasi, ia berharap masyarakat lebih memahami isi dan maksud perda tersebut. Utamanya pelaku usaha penjualan minuman beralkohol, diharap tidak melanggar lagi ketentuan yang ada.

“Sosialisasi kita ini tujuannya untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait adanya aturan baru yang akan diberlakukan, sehingga ketika sudah dijalankan, tidak ada lagi masyarakat yang tidak menaatinya,” ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Kendari Ida Rianti juga menjelaskan, maksud pengaturan izin dari Perda nomor 3 itu, yakni setiap pelaku usaha yang akan diberikan izin akan digolongkan berdasarkan jenis usahanya. Hal itu untuk mempermudah dalam melakukan pengontrolan.

“Dengan memasukkan pengaturan izin dalam perda ini, kita nanti akan membagi mereka berdasarkan jenis miras yang dijual dan itu akan memudahkan kita dalam melakukan kontrol,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, perda ini menjadi penting karena bisa menambah pendapatan daerah, dimana sebelumnya hal itu belum diberlakukan.

“Perda ini sangat bagus, selain kontrol kita yang mudah terhadap pelaku usaha, kita juga bisa mengambil keuntungan untuk daerah,” pungkasnya.(m2/c/nur)

To Top