Beranda

Syahrul Bedu Tak Sah Jadi Ketua KNPI Sultra

Umar Bonte

Umar Bonte

KENDARI, BKK- Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilaksanakan di Hotel Kubra, Sabtu (27/8), dibantah keabsahannya oleh salah satu calon ketua KNPI yang sempat mendaftarkan diri sebelumnya.

Diketahui calon tersebut yaitu Ketua Organisasai Kepemudaan (OKp) Banteng Mudah Indonesia La Ode umar Bonte. Ditemui di Hotel Clarion Kendari, ia mengatakan, penarikan berkasnya atas pendaftaran sebelumnya di Hotel Kubra, merupakan tindakan tepat, sebab musda tersebut tidak sesuai prosedur.

“Saya sebenarnya sudah mendaftarkan diri, tetapi karena saya lihat hal itu tidak sesuai dengan prosedur maka saya menarik diri,” ujarnya saat ditemui di lantai dua Hotel Clarion, Minggu (28/8).

Ia memaparkan, Musda Kubra yang dimenangkan Syarul Bedu secara aklamasi dianggap tidak sah, karena hanya dihadiri 103 OKp dari total 158 Okp yang ada. Dari total tersebut, 55 OKp sengaja tidak diundang sebab dapat merubah konstalasi dukungan.

“Banyak dari OKp yang tidak diundang dalam kegiatan musda ini, hanya karena dianggap dapat merusak konstalasi. Sementara aturan main, dalam sebuah musda semua OKp harus diundang, sebab pemilihannya secara demokrasi,” terangnya.

Selain hal tersebut, yang menjadi alasan lain politikus PDIP ini menarik diri, ialah karena musda tersebut bukan atas rekomendasi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI Fuat.

“DPP KNPI saat ini memang terbagi dua, namun yang mendaptkan legalitas pemerintah ialah versi Fuad. Untuk itu jika ada musda yang dilakukan tanpa intruksi Fuat maka keabsahannya perlu dipertanyakan,” jelasnya.

Berkaitan dengan hal ini, Ketua OKp AMPG La Ode Acha menambahkan, akan melakukan upaya pencegahan terhadap musda sebelumnya, dengan menggelar musda baru versi Fuat di Hotel Clarion.

“Kita juga akan segera lakukan musda dengan versi dan prosedur yang sesuai AD ART KNPI di Hotel Clarion dan kita tinggal lihat nanti mana yang akan diakui keabsahannya oleh pemerintah,” pungkasnya.(m2/b/nur)

To Top