Aktualita

Kades Diajari Gunakan Aplikasi Siskeudes

BURANGA, BKK – Untuk menghindari kesalahan dalam mengelola dana desa, kepala desa se Kabupaten Buton Utara (Butur) diajari cara menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (BPMD) Butur menggelar pelatihan cara penggunaan aplikasi tersebut bagi para kepala desa, sekretaris, dan bendahara, di Aula Bappeda Butur. Pelatihan ini memakan waktu tiga hari, dimulai Selasa (24/8) lalu.
Kepala BPMD Butur, H Tasir melalui Kepala bidang Pemerintahan Desa BPMD Butur, Miadin mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari bimbingan teknik (Bimtek) yang pernah dilakukan pada Maret lalu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sultra yang diikuti admin kecamatan serta para perangkat desa.
“Proses pelatihannya langsung belajar menginput Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-Des) tahun 2016,” terang Miadin ketika dikonfirmasi di tempat pelatihan, Jumat (26/8).
Dijelaskannya, Siskeudes merupakan aplikasi yang berbasis informasi dan teknologi yang dikeluarkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, melalui Pemerintah Daerah yang dapat digunakan oleh pemerintah desa dalam mengelola dan menata keuangan desa.
“Kegiatan ini sangat positif untuk memberikan wawasan kepada  perangkat kades dan kades untuk menimba pengetahuan yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan desa yang baik dan benar,” jelasnya.
Pelatihan Siskeudes ini bertujuan agar perangkat desa di Butur mampu mengelola keuangan desa menggunakan aplikasi sistem keuangan desa. Dengan demikian, Siskeudes memudahkan desa menyusun perencanaan kegiatan dan anggaran seperti RPJMDes dan APBDes.
Selain itu, aplikasi ini memudahkan mereka untuk menyusun laporan keuangan dan aset yang sudah sesuai ketentuan. Nantinya, sambung dia, para Kades dan perangkatanya dapat lebih mudah membuat laporan yang akuntabel dan transparan terkait pengelolaan keuangan. Penerapan sisitem ini akan mulai berlaku di Buton Utara.
Adanya aplikasi tersebut dapat mencegah terjadinya penyelewengan penggunaan anggaran. “Substansinya kan pencegahan penyelewengan anggaran. Karena itu, alangkah baiknya kita melakukan pencegahan sebelum terjadi,” tegasnya. (k5/c/aha)

To Top