Sudah Mulur Dua Jam, Berdebat Lagi Dua Jam – Berita Kota Kendari
Aktualita

Sudah Mulur Dua Jam, Berdebat Lagi Dua Jam

WA ODE FITRI/BERITA KOTA KENDARI BEGINILAH POLITIK. Sidang paripurna penyerahan laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Muna tahun anggaran 2016, di DPRD Muna berjalan gaduh lantaran adu argumentasi diantara sesama anggota dewan.

WA ODE FITRI/BERITA KOTA KENDARI
BEGINILAH POLITIK. Sidang paripurna penyerahan laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Muna tahun anggaran 2016, di DPRD Muna berjalan gaduh lantaran adu argumentasi diantara sesama anggota dewan.

RAHA, BKK – Akibat mayoritas anggota DPRD Muna telat masuk kantor, sidang paripurna penyerahan Lapaoran Keuangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Muna tahun 2016 serta LHP BPK RI, mulur 1,5 jam dari jadwal yang ditentukan.

Sekiranya, sidang dimulai pukul 11.00 Wita, Kamis (25/8). Namun hingga pukul 12.00, dari 30 anggota DPRD Muna, yang datang baru setengahnya saja.
Akibatnya, para kepala SKPD dan para muspida diantaranya Kajari Muna, Dandim 1416 Muna, pihak Polres Muna, para kabid, kabag, dan sekretaris di lingkup Pemkab Muna, terpaksa harus menunggu. Demikian juga dengan Pj Bupati Muna Drs Muh Zayat Kaimoeddin MSi, yang juga terpaksa menunggu para anggota DPRD hadir semuanya.
Jelang pukul 13.00, barulah anggota dewan datang semuanya. Sidang pun dimulai dipimpin Ketua DPRD Muna Mukmin Naini berikut dua wakil ketua yaitu La Ode Diyrun dan Muh Arwin Kadaka.
Tetapi alih-alih berjalan lancar. Saat sidang baru saja dibuka, hujan interupsi langsung terjadi. Sejumlah anggota dewan, diantaranya La Irwan, dr H Rajab Biku, La Ode Naftahu, Darmin, Mahmuh, dan La Ode Diyrun, silih berganti mempertanyakan pada Ketua DPRD Muna Mukmin Naini terkait pembacaan alat kelengkapan dewan mengenai susunan komisi-komisi di DPRD Muna yang baru saja diroling beberapa hari ini.
Beberapa diantara mereka juga mempersoalkan pihak Pemkab Muna yang terlambat menyerahkan LHP BPK ke dewan. Suara-suara sindiran pun terdengar.
“Apakah keterlambatan ini karena transisi pemerintahan,” sindir Darmin, politikus Partai Gerindra.
Sementara dr H Rajab Biku menyoroti hal yang sama mengenai susunan komisi di DPRD Muna saat ini. “Tolong dibacakan saat ini, agar nanti para SKPD tahu pimpinan komisi di DPRD ini,” tambah politikus PAN ini.
Sidang bertambah ribut karena anggota dewan lainnya menimpali pertanyaan-pertanyaan yang muncul sebelumnya. “Ini agenda peripurna penyerahan LKPj dan LHP BKP RI. Jangan ditambah tambah dengan acara lain. Terkait pembacaan susunan komisi-komisi, dapat dibahas dalam rapat dewan selanjutnya,” kata  Mahmud dari PDIP.
Para SKPD serta undangan lainnya pun nampak hanya bisa menonton adu argumentasi para anggota dewan yang sebelumnya sudah datang terlambat itu. Ironisnya, adu argumentasi ini juga berlangsung berjam-jam.
Hingga Berita Kota Kendari meninggalkan DPRD Muna sekitar pukul 14.30, penyerahan LKPj belum dilakukan karena masih terjadi perbedaan mengenai susunan acara dalam rapat tersebut. (cr1/c/aha)

To Top