Masyarakat Kendari Sayangkan Gubernur Sultra Jadi Tersangka – Berita Kota Kendari
Beranda

Masyarakat Kendari Sayangkan Gubernur Sultra Jadi Tersangka

Nur Alam (RAJAP/BKK)

Nur Alam (RAJAP/BKK)

KENDARI,BKK– Penetapan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menuai bermacam komentar positif maupun negatif dari masyarakatnya. Sangat disayangkan, gubernur yang telah menerima berbagai penghargaan itu justeru terjerat kasus hukum.

Wa Saha (55) salah satu pedagang di Pasar Korem Kendari memuji kinerja Nur Alam selama menjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra). Dia mengaku merasakan kemajuan yang lebih baik.

“Saya melihat banyak perubahan yang terjadi di Kota Kendari selama pak Nur Alam menjabat sebagai Gubernur Sultra seperti Rumah Sakit Bahteramas, dan masyarakat sudah menikmatinya. Saya menyayangkan Pak Nur Alam sebagai tersangka oleh KPK,” terang Wa Saha di Pasar Korem, Kamis (25/8).

Demikian halnya diungkapkan Jusman (37) salah satu supir ankutan kota Kendari. Menurutnya sangat disayangkan penetapan Nur Alam sebagai tersangka atas penerbitan izin perusahaan tambang itu, terjadi pada saat jabatannya untuk periode kedua ini masih berjalan.

Penetapan Nur Alam sebagai tersangka sejak, Selasa (23/8), memang sudah tersebar luas atas pemberitaan di sejumlah media, baik lokal maupun nasional. Namun demikian, sebagian masyarakat Kota Kendari justeru belum mengetahuinya.

“Saya baru tahu kalau gubernur kita ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Akbar, salah satu pedagang di pasar panjang, dengan rasa tidak percaya.

Iapun berharap, kasus tersebut dapat diusut tuntas dan yang bersangkutan dapat menerima konsekuensi atas apa yang telah dia kerjakan.

“Semoga kedepan untuk bapak ibu yang akan menjabat sebagai Gubernur Sultra menjadikannya sebagai pelajaran yang berharga agar kasus seperti ini atau kasus apapun tidak terjadi lagi,” tambanhya. (p8/c/nur)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top