Tenaga Kesehatan di Puskesmas Konsel Belum Merata – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Tenaga Kesehatan di Puskesmas Konsel Belum Merata

Andoolo, BKK – Tidak meratanya tenaga kerja di Kabupaten Konsel tidak hanya terjadi di lingkup Dinas Pendidikan, namun juga terjadi di Dinas Kesehatan. Dinkes saat ini masih sangat membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Misalnya, di Puskesmas Palangga yang saat ini penunjang kesehatannya masih jauh dari harapan, terutama pendistribusian dokter. Penempatan dokter di puskesmas dinilai belum merata.
“Tenaga kesehatan masih banyak yang kurang seperti dokter gigi, perawat umum, Analis Kesehatan, dan bagian farmasi,” ungkap Syamsudin, Kepala Puskesmas Palangga, Rabu (24/8).
Selain itu, kata dia, tenaga perawat yang berada di Puskesmas Palangga hanya satu orang saja. Sementara, lanjut dia, sesuai instruksi Menteri Kesehatan, perawat yang berada di Puskesmas minimal 6 orang.
“Itu pun perawat yang satu orang itu sementara pelatihan sehingga tenaga perawat di Puskesmas Palangga sudah tidak ada yang stand by untuk pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” katanya.
Syamsudin berharap agar Dinas Kesehatan Konsel melakukan penataan ulang dalam mendistribusikan tenaga kesehatan, khususnya di Puskesmas Palangga. “Bagaimana mau berharap bagus pelayanan kesehatan terhadap masyarakat kalau tenaga kesehatan kita kurang,” katanya.
Dia juga mengungkapkan, kurangnya tenaga kesehatan d Puskesmas yang dipimpinya akibat pindahnya beberapa pegawai Puskesmas yang tidak diketahui tanpa ada surat permohonan dari Dinas Kesehatan Konsel untuk dilanjutkan ke BKD Konsel.
“Sebelumnya ada beberapa pegawai tiba- tiba pindah tanpa sepengatahuan kami seharusnya itu harus ada dulu permohonan ke Dinas Kesehatan untuk dilimpahkan di BKD, tapi ini tidak terjadi sesuai prosedur,” jelasnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Konsel, Madila membenarkan tenaga kesehatan di beberapa Puskesmas yang ada di Konsel masih kurang. Hal ini terjadi akibat perekrutan tenaga kesehatan yang tidak maksimal oleh pimpinan sebelumnya. Namun, lanjut dia, sementara ini pihaknya telah menyusun program dalam rangka pemerataan tenaga kesehatan di Puskesmas yang masih kurang tenaga kesehatannya.
“Perekrutan tenaga kesehatan yang lalu itu tidak melakukan analisis perekrutan pegawai namun ini kita sudah koordinasikan ke bupati, sementara ini kita sudah menyusun program untuk penataan ulang pendistrubusian tenaga kesehatan dokter. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita lakukan pemerataan tenaga kesehatan,” jelasnya.
Terkait pindahnya beberapa pegawai yang langsung ke BKD tanpa ada Surat dari Dinas Kesehatan, Plt Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Konsel, Yuliana, menilai itu tidak sesuai dengan prosedur yang ada.
“Seharusnya kalau mau pindah harus ada dulu surat permohonan dari dinas terkait dan selanjutnya diteruskan ke BKD. Itu pun harus ada surat permohonan lulus butuh atas usulan Dinas Kesehatan,” terangnya. (k8/b)

To Top