Satu Tersangka Baru Dalam Lidik Jaksa – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Satu Tersangka Baru Dalam Lidik Jaksa

KENDARI, BKK – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi dana pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Lasalimu anggaran 2013.

Setelah sebelumnya jaksa penyidik Kejari Buton telah menetapkan kepala sekolah SMK Kesehatan Lasalimu, Muh Darmin Ali sebagai tersangka yang kini telah dituntut selama tujuh tahun penjara di Pengadilan Tipikor Kendari, kini penyidik kembali akan menetapkan seorang tersangka dikasus korupsi tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton, Ardiansha SH MH mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi USB SMK Kesehatan Lasalimu anggaran 2013.

“Kami sudah lakukan kembali pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus ini. Dari hasil pemeriksaan sudah ada bukti baru yang ditemukan untuk penetapan seorang tersangka,” kata Ardi saat ditemui di Kejati Sultra, Selasa (23/8).

Ia menambahkan, dari hasil keterangan kesaksian yang dilakukan pemeriksaan, salah seorang yang akan ditetapkan sebagai tersangka mengakui dirinya telah melakukan pembagian uang dengan Muh Darmin Ali.

“Ia mengaku kok. Saat pencairan anggaran dana USB tersebut senilai Rp 1,7 miliar dibagi dua dengan Darmin,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi mengenai apakah yang dimaksud tersangka baru tersebut adalah Syarifah selaku bendahara dalam pembangunan USB tersebut, Ardi enggan berkomentar banyak. Ardi hanya menjelaskan salah satu tersangka sudah ada dalam kasus korupsi dana pembangunan USB SMK Kesehatan Lasalimu.

“Tunggu saja ya. Yang pasti sudah menjurus kesitu (tersangka),” pungkasnya.

Diketahui, dari hasil fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Kendari beberapa minggu yang lalu, Syarifah mengakui bahwa dirinya telah melakukan pembagian uang dengan Muh Darmin Ali. Syarifah mengambil uang dana pembangunan USB tersebut senilai Rp 850 juta.

Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Sultra saat melakukan pembangunan dana USB SMK Kesehatan Lasalimu negara mengalami kerugian senilai Rp 1,7 miliar. (p5/c/ex)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top