Jaksa Bidik Proyek PLTS Senilai Rp 5 M – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Jaksa Bidik Proyek PLTS Senilai Rp 5 M

RAHA, BKK- Di tangan pimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Raha, Badrut Tamam SH MH pengusutan kasus kasus dugaan korupsi berskala besar di Kabupaten Muna mulai terkuak. Baru lima bulan menjabat sebagai Kajari Muna, sudah ada 2 kasus dugaan korupsi yang saat ini sedang digarap Kejari Muna.

Pertama, kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2015 sebesar Rp 1,3 miliar yang kini sudah naik ke penyidikan. Kemudian kasus Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS ) sekitar Rp 5 miliar di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Muna. Saat ini kasus tersebut sudah diproses di tingkat Pidana Khusus ( Pidsus) Kejari Muna.

“Kasus dugaan korupsi pembangkit listrik tenaga surya, kini sedang ditindaklanjuti di Pidsus. Proyek ini ada beberapa item seperti di Pulau Tobea senilai Rp 2,4 miliar. Kemudian tersebar di daratan dengan anggaran sekitar Rp 500 jutaan. Ada juga yang tersebar di kepulauan sebesar Rp 700 jutaan dan pembangunan jaringan instalasi listrik ltenaga biogas sebesar Rp 600 jutaan. Totalnya sekitar Rp 5 miliar,” terang Kajari Raha melalui Kasi Intel La Ode Abdul Sofian SH MH pada koran ini, Selasa (23/8).

Dia juga menerangkan, sumber dana proyek ini dari APBD Kabupaten Muna tahun 2015. “Sumber dananya dari APBD tahun 2015 di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Muna. Indikasinya proyek ini dikerjakan tidak sesuai kontrak,” kata Kasi Intel Kejari Muna ini. (cr1/c)

 

Click to comment
To Top