Guru SMK Swasta Muna Raih Doktor di UNJ – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Guru SMK Swasta Muna Raih Doktor di UNJ

Dr La Piliha saat dikukuhkan meraih gelar Doktor usai menjalani ujian terbuka di Gedung Dewi Sartika Lt 2 Kampus UNJ Jakarta, Senin (22/8).

Dr La Piliha saat dikukuhkan meraih gelar Doktor usai menjalani ujian terbuka di Gedung Dewi Sartika Lt 2 Kampus UNJ Jakarta, Senin (22/8).

KENDARI, BKK – Salah seorang guru di sekolah swasta tepatnya di SMK Karya Persada Raha Muna, La Piliha SPd MPd berhasil meraih gelar Doktor (Dr) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (22/8).

La Piliha meraih gelar Doktor setelah melewati ujian terbuka atau promosi doktor di hadapan para penguji yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Lt 2 Kampus UNJ Jakarta.

La Piliha menghadapi para penguji yakni Prof Dr Maruf Akbar MPd, Prof Thamrin Abdullah MPd, Prof Dr Mukhneri Mukhtar MPd, Prof Dr Yetti Supriyati MPd dan Dr Muhanto AQ.

Dia meraih gelar Doktor dengan status lulus sangat memuaskan, IP 3,68, dan massa studi 2 tahun 11 bulan.

La Piliha berhasil meraih gelar Doktor pada program studi Manajemen Pendidikan dengan disertasi berjudul “Evaluasi Implementasi Kebijakan Standar Pengawas Sekolah pada SMA/SMK di Kab Muna”.

Dalam proses penelitian dan penyusunan disertasinya, La Piliha mendapat bimbingan dari Promotor Prof Dr Maruf Akbar MPd dan Co-Promotor Prof Dr Thamrin Abdullah MPd.

La Piliha menjelaskan, berdasarkan hasil penelitiannya kebijakan pengangkatan pengawas SMA/SMK di era otonomi daerah saat ini tidak sesuai dengan amanah undang-undang (UU) Sisdiknas dan regulasi turunannya utamanya Permendiknas No. 12 tahun 2007 tentang standar pengawas sekolah formal.

“Bupati/walikota dalam pengambilan kebijakan lebih mengedepan preferensi politik para petinggi birokrasi, elit parpol, pemodal, keluarga dan golongan kepentingan lainnya,” kata La Piliha yang juga ikut menjadi dosen tetap Akademi Keperawatan Pemkab Muna kepada Harian Berita Kota Kendari usai menjalani ujian melalui telepon selulernya, Senin (22/8).

Dikatakan, pengangkatan pengwas merupakan rewards dan phunisment pada guru atau Kepsek dalam perhelatan pilkada atau pilcaleg. Sehingga Kebijakan pengangkatan pengwas tidak berdampak terhadap maximum sosial again dalam perspektif pembangunan pendikan nasional.

Atas gelar yang diraihnya, La Piliha menyatakan rasa syukurnya karena dalam proses pendidikan yang ditempuhnya dengan menggunakan biaya sendiri tanpa bantuan beasiswa.

“Saya bersyukur walaupun hanya seorang guru biasa bisa meraih gelar Doktor. Ini semua saya persembahkan buat keluargaku dan dunia pendidikan di Muna,” katanya.

La Piliha sebelumnya menamatkan pendidikan di SPG Negeri Raha pada tahun 1991. Setelah itu diangkat menjadi guru SD. Walaupun hanya seorang guru SD la Piliha memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan sehingga dia melanjutkan pendidikan S1 dan S2 di Unhalu.

Proses ujian terbuka La Piliha ikut disaksikan salah seorang tokoh masyarakat Muna di Jakarta La Ode Muh Abdul Hasar Hidali SE, Sekjend Forum Majasiswa Pascasarjana Indonesia Dr (Can) Muni Ika (mahasiswa asal Buton), dan sejumlah anggota Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Sulta di Jakarta. (lex)

 

Click to comment
To Top