Nur Alam Dianugerahi Tokoh Inspirator Pers – Berita Kota Kendari
Headline

Nur Alam Dianugerahi Tokoh Inspirator Pers

MAHDAR/BKK Gubernur Sultra, Nur Alam (keempat dari kiri), Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh (kanan), dan Ketua PWI Pusat Margiono (ketiga dari kiri) di sela-sela acara pelantikan pengurus PWI Sultra, di Swiss Belhotel Kendari, Sabtu (20/8).

MAHDAR/BKK
Gubernur Sultra, Nur Alam (keempat dari kiri), Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh (kanan), dan Ketua PWI Pusat Margiono (ketiga dari kiri) di sela-sela acara pelantikan pengurus PWI Sultra, di Swiss Belhotel Kendari, Sabtu (20/8).

KENDARI, BKK – Gubernur Sultra, Nur Alam mendapat penganugerahan sebagai Tokoh Inspirator Pers Sultra 2016. Selain Nur Alam, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Abdurrahman Saleh.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Nur Alam dan Abdurrahman dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sultra atas atensi dan perhatian besar yang diberikan kepada insan pers dan dunia kewartawanan di daerah ini. Plakat penghargaan diserahkan Ketua Umum PWI Pusat, Margiono usai melantik pengurus PWI Sultra periode 2015-2020 di Swiss Belhotel Kendari, Sabtu (20/8).

Nur Alam mengapresiasi positif dan berterima kasih atas pemberikan penghargaan yang diterimanya. Pemberian tersebut cukup suprise karena baru diketahuinya pada saat menghadiri pelantikan pengurus PWI. “Terima kasih kepada PWI yang telah memberikan penghargaan ini. Plakat yang diberikan kepada saya sangat sederhana. Tetapi jangan dilihat penghargaannya secara fisik, tapi nilai dan makna penghargaan itu bahwa PWI telah memberikan legitimasi kepada saya sebagai tokoh insipartor pers,” kata Nur Alam saat memberikan sambutan dalam acara yang dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh itu.

Dia berharap, kemitraan antara PWI dengan Pemerintah Provinsi Sultra beserta segenap jajarannya berjalan dengan baik. Nur Alam juga tidak menafikan fungsi pers sebagai social control agar pemerintah daerah juga mendapat kontrol dari pers. Tentu saja, kata dia, pers melakukan kontrol secara objektif berdasarkan fakta dan melakukan check and recheck, bukan berdasarkan subjektivitas wartawan.

Ketua PWI Sultra, Sarjono mengatakan, pemberian penghargaan kepada Gubernur Sultra dan Ketua DPRD karena keduanya dinilai banyak memberikan inspirasi kepada wartawan. Kepemimpinan Nur Alam di eksekutif dan Abdurrahman Shaleh di legislatif dinilai cukup memberi kontribusi besar terhadap perkembangan dan dinamika pers di Sultra.

Ketua Umum PWI Pusat, Margiono yang hadir bersama Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang dan Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Atal S Depari menyampaikan agar PWI di daerah dan pemerintah daerah terus bersinergi dalam pembangunan dan kemajuan daerah. Keduanya saling membutuhkan dengan fungsi dan tugas masing-masing.

Margiono mengingatkan agar wartawan bekerja secara profesional dan tidak berhenti belajar dalam upaya meningkatkan kapasitas dan wawasannya. Selain itu, wartawan harus senantiasa menjaga kode etik dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya.

“Tugas utama wartawan ada dua, bekerja secara profesional dan menjaga kode etik. Tujuan akhir dari keduanya adalah untuk kepentingan publik,” tegas pimpinan Harian Rakyat Merdeka tersebut. (mah)

 

 

 

 

Click to comment
To Top