Kemenpar Jadikan Kalender Nasional – Berita Kota Kendari
Headline

Kemenpar Jadikan Kalender Nasional

Walikota Baubau AS Tamrin pada pembukaan Festival Pantai Pulau Makasar (FPPM) 2016 di Pantai Lakorapu, Pulau Makasar (Puma), Kota Baubau, Minggu (21/08). (Foto: Adnan/BKK)

Walikota Baubau AS Tamrin pada pembukaan Festival Pantai Pulau Makasar (FPPM) 2016 di Pantai Lakorapu, Pulau Makasar (Puma), Kota Baubau, Minggu (21/08). (Foto: Adnan/BKK)

Pemerintah Kota Baubau kembali Festival Pantai Pulau Makassar (FPPM) tahun 2016 berlangsung selama dua hari 20 hingga 21 Agustus 2016. Kegiatan ini berlangsung meriah, masyarakat begitu antusias menyaksikan pesta rakyat ini. Bahkan sejumlah wisatawan mancanegara ikut berlomba dan menyaksikan berbagai jenis kegiatan yang diperlombakan.

Selama kegiatan berlangsung warga Pulau Makassar banyak menampilkan permainan rakyat hingga sejumlah aneka macam kuliner.

Walikota Baubau, AS Tamrin berharap Festival Pantai Pulau Makasar (FPPM) dapat menjadi agenda Internasional. Hal itu diungkapkannya ketika membuka FPPM 2016 di Pantai Lakorapu, Pulau Makasar (Puma), Kota Baubau, Minggu (21/08).

FPPM juga diharapkannya dapat terus meningkatkan pariwisata Kota Baubau ke level yang lebih tinggi lagi. Dia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Pusat, karena tanpa dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kegiatan tersebut tidak akan sukes.

AS Tamrin mengaku semangat dengan pernyataan dari pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang sempat hadir. Pihak Kemenpar menyebut siap memberikan dukungan untuk FPPM agar menjadi agenda rutin nasional.

“Itu merupakan kesyukuran kita, sekaligus tantangan agar kedepan kita harus mempersiapkan lebih baik lagi,” paparnya.

Walikota Baubau juga meminta panitia lokal agar agenda FPPM kedepannya dibuat lebih semarak dan lebih meriah lagi. Lomba-lomba dan cabang-cabang kegiatan ditambah. Sehingga wisatawan tidak hanya lokal, nasional, dan mancanegara juga diharapkan datang berkunjung.

Amatan di lapangan, dalam kegiatan itu, beberapa lomba digelar, diantaranya, panjat pinang, lomba perahu hias, lomba bakiak, lomba tarik tambang, lomba ase atau galah panjang, dan beberapa permainan rakyat tradisional lainnya.

Selain itu juga, tampak sejumlah wisatawan mancanegara juga datang ke Festival tersebut. Selain datang, beberapa diantaranya juga ikut mengikuti sejumlah lomba yang digelar panitia.(k2/c/lex)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top