Jembatan Bahteramas Resmi Dibangun – Berita Kota Kendari
Headline

Jembatan Bahteramas Resmi Dibangun

Sekjen Kementrian PU-PR Taufik Widjoyono bersama Gubernur Nur Alam, Ketua DPRD Sultra menekan tombol sirine sebagai tanda peletakan batu pertama jembatan Bahteramas. Insert maket Jembatan Bahteramas. (Foto: RAHMAT R/ BKK)

Sekjen Kementrian PU-PR Taufik Widjoyono bersama Gubernur Nur Alam, Ketua DPRD Sultra menekan tombol sirine sebagai tanda peletakan batu pertama jembatan Bahteramas. Insert maket Jembatan Bahteramas. (Foto: RAHMAT R/ BKK)

KENDARI, BKK – Sekretaris Jendral Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir Taufik Widjoyono MSc meresmikan peletakan batu pertama atau groun breaking pembangunan Jembatan Teluk Kendari atau Jembatan Bahteramas Teluk Kendari di sisi utara teluk Kendari, Jumat (19/8).

Peresmian pemasangan tiang pancang jembatan tersebut ditandai dengan penekanan tombol dan pelepasan balon di tengah laut sekaligus pemancangan satu tiang utama jembatan tersebut di tengah teluk.

Jembatan Bahteramas tersebut akan menghubungkan Kecamatan Kendari (utara teluk) dan Kecamatan Abeli (selatan teluk) ini memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer akan kerjakan oleh konsorsium kontraktor yakni PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya.

Dalam sambutannya Taufik Widjoyono mengukapkan dalam pembangunan jembatan Bahteramas nanti harus dipergunakan masyarakat dengan baik dan bisa difungsikan semaksimal mungkin untuk kepentingan maksyarakat.

“Yang terpenting dalam pembangunan jembatan ini adalah bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik, ” ungkapnya.

Dia mengatakan, Kota Kendari merupakan kota pertumbuhan baru dan bisa menjadi poros ekonomi sehingga pembangunan jembatan ini bisa turut membantu.

“Karena Kendari merupakan kota yang baru tumbuh maka jembatan Bahteramas ini bisa menunjang ekonomi dan menjadikan kendari sebagai poros ekonomi di Sultra sendiri, ” tambahnya.

Bukan hanya jembatan yang akan ditonjolkan tapi ada teknologi beton yang sangat modern dan bisa dimanfaatkan oleh para penggiat industri pembangunan sebagai contoh pembangunan yang kokoh dan kuat.

“Dalam pembangunan ini kami menggandeng Universitas Tadulako (Untad) Palu untuk memperlihatkan teknologi beton modern ini sehingga bisa dijadikan contoh untuk pembangunan berjangka panjang, ” terangnya.

DIa juga berharap agar jembatan Bahteramas ini bisa berjalan sukses sesuai target dan bisa dijadikan ikon oleh masyarakat Sultra dalam rangka memperkenalkan Sultra di mata nasional.

“Kita berharap 2018 mendatang jembatan ini sudah selesai dan sudah bisa dimanfaatkan sehingga bisa dijadikan ikon oleh masyarakat Sultra dan bisa menonjolkan jembatan bahteramas ini dan bisa dikenal di nusantara, ” paparnya.

Gubernur Sultra dalam sambutannya juga menyampaikan, jembatan Batremas tersebut adalah jembatan yang berukuran kurang lebih 1,3 Kilomter akan menghabiskan anggran Rp. 729. 191. 634.000.

“Jembatan Bahteramas ini akan dibangun mulai tahun 2106 dan akan berakhir sampai 2018,” ujarnya.

Kita akan jadikan Jembatan bahteramas ini sebagi jembatan yang banyak dikunjungi orang, tetapi juga bahwa jembatan tersebut harus memiliki lingkungan yang bersih dan harus diperhatikan sehingga masyarakat tidak jenuh dan tidak bosan mengunjungi jembatan tersebut.

“Jembatan ini harus mejadi jembatan yang mebawa rahmat bagi semua orang dan bisa bermanfaat dan dipergunakan denga sebaik-baiknya, ” tegas dia.

Secara tehnis jembatan Bahtermas memiliki kekuatan bertahan dalan kurung waktu yang lama karena konstruski dan bahan yang digunakan semua berkualitas tinggi.

“Jembatan ini jika nantinya selesai maka akan bisa bertahan lama sampai pada 100 tahun lamanya, karena secara tehnis memiliki kualitas yang tinggi, ” jelasnya.

Nur Alam juga berharap agar pembnguan jembatan bahtermas tersebut bisa berjalan lancar, sesuai prosedu dan bisa cepat selesai pada tahun 2018 mendatang.

“Kita semua berharap agar jembatan ini cepat selesai dan bisa berjalan sesuai prosedur hingga akhirnya tahun 2018 mendatang kita sudah menikmatinya dan bisa merasakan keberdaan jembatan bahteramas tersebut, ” pungkasnya.

Beberapa pejabat yang hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, diantaranya Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 14 Sulteng dan Sultra, Ahmad Cahyadi, Ketua DPRD Sultra Abdurahman Saleh, Walikota Kendari Asrun, Bupati Konawe Kepulauan Amrullah, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga, Wakil Bupati Konawe Utara Rauf dan Sejumlah SKPD Sultra.(p7/b/lex)

Click to comment
To Top