Beranda

Warga Lalodati Kembali Kekeringan

KENDARI, BKK – Impian warga Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari,untuk mendapatkan layanan air bersih belum juga kesampaian. Aliran air maksimal yang dijanjikan pihak PDAM hanya berlangsung selama satu minggu dan setelah itu sudah tidak mengalir lagi hingga warga kembali kekeringan.

Wahyudi (RAJAP/BKK)

Wahyudi (RAJAP/BKK)

Salah satu warga Lalodati Gasing mengatakan, masyarakat setempat sudah cukup lama menantikan aliran air yang bagus. Hanya saja itu tidak dipenuhi pihak PDAM Tirta Anoa Kendari yang sebelumnya telah berjanji untuk memaksimalkan layanan air bersih di kelurahan itu.

“Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tapi kami semua warga disini hanya menuntut agar air di Lalodati sini segera teratasi. Sudah cukup lama kami masyarakat sini kekurangan air,” ujar Gasing, Selasa (16/8).

Krisis air bersih yang menimpa masyarakat tersebut disebabkan pekerjaan dan pelebaran jalan di jalan Dr Sutomo Kendari. Pipa PDAM yang mengarah ke Kelurahan Lalodati putus total hingga memasuki bulan ke tiga sebagian warga belum menikmati air bersih.

Kepala Distributor PDAM Kendari Wahyudi mengatakan, pihak yang seharusnya bertanggung jawab untuk mengatasi masalah krisisnya air bersih di Lalodati adalah Unit Matabondu.

“PDAM kan dialiri oleh 5 sumber,salah satu sumbernya dari Matabondu dan yang bertanggung jawab mulai dari kapasitas kuantitas, kualitas dan pelayanan publik itu sudah tanggung jawabnya unit Matabondu. itulah dibentuk unit matabondu untuk menangani air untuk warga Lalodati,” jelas Wahyudi.

Namun setelah dikonfirmasi dan hingga berita ini diturunkan, pihak Unit Matabondu enggan memberikan komentar.(p8/c/nur)

 

To Top