Enam Tahun Mendekam, Agus Akhirnya Bebas – Berita Kota Kendari
Aktualita

Enam Tahun Mendekam, Agus Akhirnya Bebas

Agus Susanto (foto: Rudy/BKK)

Agus Susanto (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 menjadi moment bersejarah dalam hidup Agus Susano (23) penghuni Lapas Klas IIA Kendari. Dia termasuk salah satu napi dari total 28 napi di Sultra yang mengantongi remisi bebas. Sementara total keseluruhan yang mendampatkan remisi hari kemerdekaan sebanyak 820 narapidana.

Agus menjalani status sebagai napi selama enam tahun di Lapas Klas IIA Kendari. Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 Agus Susanto akhirnya bisa menghirup udara bebas dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya.

Saat ditemui, Agus mengungkapkan, dirinya dijebloskan kedalam Lapas Klas IIA Kendari karena terlibat kasus pembunuhan di Kolaka beberapa tahun yang lalu. Selama menjadi warga binaan Lapas Kendari, Agus banyak dibekali keterampilan untuk menjadi mandiri.

“Selama di sini (Lapas Kendari) saya diajarkan beberapa ilmu keterampilan diantaranya itu, pertukangan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan lain sebagainya,” kata Agus usai upacara Hari Kemerdekaan ke-71 di Lapas kendari, Rabu (17/8).

Selama berada di dalam sel tahanan Lapas, Agus mengaku selalu mendapatkan perlakuan baik dari pegawai Lapas Kendari. Hubungan antara sesama warga binaan pun, Agus merasakan sangat hubungan kekeluargaan saling terjalin anatar sesama napi.

“Sesama warga binaan disini kami sangat akrab. Sudah seperti keluarga sendiri. Alhamdulillah saya senang bisa lagi berkumpul bersama istri dan anak saya di kampung,” ungkap lelaki asal Jawa tersebut.

Dirinya mengharapkan kepada seluruh penghuni Lapas, ketika keluar nanti jangan pernah mengulangi perbuatan melawan hukum lagi, apalagi sampai masuk kembali ke dalam lapas.

“Saya berjanji tidak akan pernah mengulangi perbuatan yang bisa masuk kedalam lapas lagi. Saya tobat mas. Saya berpesan kepada semua teman-teman saya jangan pernah mengulangi perbuatannya,” ungkapnya dengan penuh penyesalan.

Kepala Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Klas IIA Kendari, Muchlis Adjie membenarkan bahwa ada satu warga binaannya bebas tepat di Hari Kemerdakaan ke-71 ini. Saat menjadi warga binaan lapas, Adjie mengungkapkan Agus selalu berkelakuan baik.

“Iya, satu orang napi di Lapas Kendari bebas hari ini atas nama Agus Susanto dengan kasus pembunuhan. Selama di lapas dia (Agus) tidak pernah membuat kesalahan,’ pungkasnya. (p5/c/lex)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top