Empat Polwan Jaga Bendera Merah Putih – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Empat Polwan Jaga Bendera Merah Putih

Bupati Kolaka Ahmad Safei menyerahkan ‎bendera merah putih kepada pembawa baki untuk dikibarkan. (Foto: Armin/BKK)

Bupati Kolaka Ahmad Safei menyerahkan ‎bendera merah putih kepada pembawa baki untuk dikibarkan. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA, BKK – Momentum upacara 17 Agustus yang diselenggarakan di Lapangan Konggoasa, Kolaka Rabu (17/8) berbeda di tahun sebelumnya. Empat Polisi Wanita (Polwan) dengan senjata terhunus menjaga bendera merah putih yang telah dikibarkan.

Perwira upacara yang juga Kabag Perencanaan Polres Kolaka Kompol Muhajir Al Muraj ‎mengungkapkan, adanya empat Polwan yang menjaga bendera merah putih yang dikibarkan pada empat penjuru merupakan pariasi upacara HUT Republik Indonesia tahun ini. Ini juga menandakan kalau bendera merah putih memang pantas untuk dijaga.

“Baru tahun ini kita adakan. Ini menandakan kalau bendera merah putih harus dijaga supaya terus berkibar di negara republik Indonesia tercinta,” kata Kompol Muhajir.

Pada upacara tahun ini, ‎bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kolaka H Ahmad Safei, komandan Paskibraka Iptu Muh Yusran, Pembawa Baki Annisa Maharani Haidar, cadangan pembawa baki Sri Ayu Andira, pengibar bendera merah putih Thendy Kristianto, I Nyoman Yoga Ardika dan Bagas Muchlis.

Usai upacara, ketua veteran Kolaka Syafiudin meminta kepada Pemda Kolaka ‎untuk memperbaiki kantor ligium veteran Kolaka, sebab kantor veteran saat ini dibangun di zaman bupati H Andi Pengerang Umar.

Terhadap keluhan veteran, Bupati Kolaka Ahmad Safei berjanji akan menjadikan prioritas untuk merenovasi kantor veteran, sehingga ada gedung veteran yang presentatif untuk bertemu para veteran setelah gajian di kantor pos, sekaligus bercerita terkait masa lalu mereka ketika masih berjuang.

Safei menyampaikan, keberadaan veteran menjadi kebanggaan tersendiri bagi kabupaten Kolaka, sebab saat ini ada daerah yang tidak lagi memiliki veteran bahkan sejak berdiri tidak ada veterannya.

“Kolaka salah satu daerah perjuangan. Banyak pejuang lahir dari Kolaka‎,” kata Ahmad Safei. (cr3/c)

 

To Top