ADP Berpeluang Calon Tunggal di Pilwali 2017 – Berita Kota Kendari
Suksesi

ADP Berpeluang Calon Tunggal di Pilwali 2017

Adriatma Dwi Putra-- Foto berita ADPKENDARI, BKK – Partai Amanat Nasional (PAN) adalah satu-satunya partai politik (Parpol) pengusung di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari 2017 mendatang, yang telah mengeluarkan surat keputusan (SK) dukungan untuk bakal calon (balon) wali kota. Selebihnya barulah sebatas mengeluarkan rekomendasi terhadap balon tertentu, yang bisa saja saat penentuan dukungan beralih ke balon yang lain.

Belum adanya kepastian dukungan dari sejumlah parpol ini, dinilai memberikan peluang bagi Adriatmaa Dwi Putra (ADP) sebagai balon wali kota satu-satunya pula yang telah mendapatkan SK dukungan dari PAN. Ia bahkan berniat untuk merebut semua partai pengusung, agar pada Pilwali Kendari nanti ia terpilih secara aklamasi.

“Kita punya peluang untuk tampil sendiri dalam momen pilwali kedepan, berdasarkan komunikasi politik yang telah kita bangun sejauh ini,” ujar Samsuddin Rahim selaku ketua tim pemenangan ADP, saat ditemui di kediamannya, Rabu (17/8).

Dari hasil komunikasi yang dilakukan pihak ADP lanjutnya, memungkinkan sejumlah parpol akan menarik rekomendasinya dari balon yang lain dan mengalihkannya ke ADP.

“Sejauh ini balon yang berhasil memegang SK kan baru ADP sedangkan yang lainnya masih sebatas rekomendasi, sehingga kemungkinan partai untuk menarik dukungannya terhadap balon lain dan berpindah ke ADP masih ada dan ini besar peluangnya sesuai komunikasi politik yang kita bangun,” ungkapnya.

Bila upaya Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN itu berhasil, maka bisa jadi balon yang lain tak lagi bisa ikut bertarung di Pilwali Kendari, akibat tidak memenuhi syarat dukungan parpol. Kalau itu terjadi, bisa dipastikan pemimpin Kendari selanjutnya adalah ADP.

Sebagaimana penjelasan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari Hayani Imbu, jika hanya ada satu balon yang memenuhi sarat untuk maju sebagai calon wali kota maka sah untuk ditetapkan sebagai Wali Kota Kendari periode 2017-2022.

“Kalau nanti hanya ada satu balon yang memenuhi sarat maka kita tinggal menyodorkan surat pernyataan siap atau tidak untuk menjadi wali kota, hanya saja hal ini jarang terjadi,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pengamat politik Kota Kendari La Ode Darman SSos MHum menjelaskan, kemungkinan adanya calon tunggal berdasarkan peta politik yang ada saat ini cukup besar. Kajiannya, sejauh ini jumlah balon yang siap tarung tinggal empat, yakni ADP, Abdul Rasak, Ishak Ismail dan Zayat Koemueddin.

“Dari semua calon ini, selain ADP masih sebatas rekomendasi yang sifat dukungannya sementara dan dapat ditarik kapan saja dan berdasarkan kabar burung, partai-partai tersebut akan merapat ke ADP sebelum batas pendaftaran calon. Ketika ini terjadi maka ADP menjadi calon tunggal,” pungkasnya.(m2/a/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top