Kasuistika

Malamnya Pesta Miras, Paginya Jadi Mayat

KENDARI, BKK – Penemuan sesosok mayat pemuda menghebohkan warga Base Camp, Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari Kota, Kendari. Namun identitasnya segera terungkap karena pada malam harinya, lelaki bernama Sawal itu sempat terlihat berpesta minuman keras bersama rekan-rekannya di Lorong Dharma.
Mayat pria berusia 40 tahun itu ditemukan oleh warga setempat bernama Jufri. Awalnya, Jufri hendak membangunkan Sawal karena tertidur di atas tanah. Karena tak kunjung sadarkan diri, Jufri berinisiatif memanggil polisi.
Saat itulah, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pembeli ikan itu diketahui sudah tak bernyawa lagi. Jenazah Sawal kemudian dibawa ke RSP Bhayangkara.
Salah seorang rekan Sawal bernama Harlin mengakui dia bersama korban dan dua rekan lainnya sempat menggelar pesta miras pada malam harinya, sekitar pukul 19.30 Wita di Lorong Dharma. Saat itu, mereka menanggak miras tradisional yang biasa disebut dengan Cameko.
Dari Lorong Dharma, mereka menuju ke Cafe D’ Star dengan menggunakan sepeda motor tepat tengah malam. Pesta miras kembali dilanjutkan. Setidaknya 12 botol bir habis dalam waktu dua jam.
Rupanya, Sawal sudah dalam keadaan teler berat dan tidak memungkinkan untuk dibonceng. Sawal pun dinaikkan dalam taksi dan ditemani oleh seorang rekannya bernama Jamudin.
“Kita kembali ke Base Camp,” katanya saat kepada Berita Kota Kendari, Senin (15/8).
Beberapa saat setiba di Base Camp, Sawal mengguling-gulingkan diri di atas tanah. Oleh rekan-rekannya, tingkah Sawal tidak dianggap aneh karena kondisinya memang mabuk berat. Apalagi, setelah berguling-guling, Sawal langsung terlihat diam. Dia dikira tertidur.
“Jam 4 kita tinggalkan dia. Tidak lama kemudian kita terima kabar bahwa dia sudah meninggal,” katanya.
Kapolsek Kendari, Kompol L Arief mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Sawal diduga meninggal karena keracunan minuman keras.”Kita sudah periksa tiga saksi yang merupakan rekan korban saat minum. Yang jelas, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh luar korban. Dokter bilang dia keracunan miras,” ujarnya.
Hasil visum juga sudah diberitahukan kepada keluarga korban melalui Kasat Reskrim Polsek Kendari, Ipda Zainuddin. Pihak keluarga kemudian membawa jenazah Sawal ke kediamannya di Abeli untuk dimakamkan. (p4/c/aha)

To Top