WNA Asal China Jadi DPO Imigrasi Kendari – Berita Kota Kendari
Headline

WNA Asal China Jadi DPO Imigrasi Kendari

KENDARI, BKK – Ma Qingjun alias Ma Jin warga negara asing (WNA) asal China kini menjadi daftar pencarian orang (DPO) pihak Kantor Imigrasi Klas I Kendari.
Ma Jin ditetapkan sebagai DPO karena diduga menjadi fasilitator atau makelar para WNA asal China masuk ke Indonesia, khususnya di Sultra, namun tanpa disertai dokumen keimigrasian yang benar.
Kepala Subseksi (Kasubsi) Penindakan Keimigrasian Kendari, Rusfian Efendi membenarkan bahwa Ma Jin sudah resmi ditetapkan sebagai DPO Imigrasi Kendari. “Ma Jin itu yang fasilitasi para WNA lainnya untuk ke Sultra. Dia otaknya. Ma Jin menjadi DPO Imigrasi dengan Nomor: DPO/01/V/2016/Wasdakim/ Kendari,” katanya, Minggu (14/8).
Rusfian menjelaskan, dari hasil penyelidikan pihaknya, Ma Jin memanfaatkan kepolosan sesamanya untuk meraih keuntungan. Karena itu saat ke Indonesia, mereka baru tahu telah menjadi korban penipuan.
“Sebenarnya WNA lain itu tidak mengetahui apa-apa, namun si fasilitatornya ini membuat izin tinggal yang tidak sesuai,” kata Rusfian.
Sayangnya, Ma Jin sudah berada di China. Meski demikian, pihak Imigrasi Kendari telah berkoordinasi ke seluruh bandara internasional di Indonesia.

“Bila dia masuk ke Indonesia melalui bandara internasional, maka dengan otomatis sistem bandara langsung mendeteksi DPO itu dan akan ditangkap. Ma Jin dengan ciri-ciri berwajah bulat, rambut hitam dan tampak botak ,” tambah Rusfian.
Ma Jin sendiri sudah dijerat dengan Pasal 122 huruf (a) dan (b) Undang-Undang (UU) RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
“Kami jerat dia (Ma Jin) dengan UU Keimigrasian dengan ancaman lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” ujarnya.
Agar kasus itu tidak terulang, Rusfian menghimbau kepada seluruh pengurus atau sponsor yang akan mendatangkan dan mempekerjakan WNA di Indonesia, khususnya di Sultra, agar mengikuti prosedur dan aturan Imigrasi yang ada. “Bila terbukti melanggar sanksi keras akan dikenakan bagi para WNA asal negara mana saja. Agar para WNA tidak dengan seenaknya masuk ke negara kita,” tegasnya. (p5/b/aha)

Click to comment
To Top