Penderita Aids Meningkat di Sultra, Kebanyakan Ibu Rumah Tangga – Berita Kota Kendari
Beranda

Penderita Aids Meningkat di Sultra, Kebanyakan Ibu Rumah Tangga

Seminar perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan sexual, serta narkoba dan hiv aids. (RAJAP/BKK)

Seminar perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan sexual, serta narkoba dan hiv aids. (RAJAP/BKK)

KENDARI,BKK – Penderita penyakit aids di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengalami peningkatan. Ironisnya, penyakit berbahaya itu kebanyakan diderita ibu rumah tangga.

Direktur Lembaga Hiv Aids (Laha) Sultra Abu Hasan menyebutkan, di tahun 2015 paling banyak ditemukan penderita dengan 168 kasus. Ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota yang ada di Sultra.

“Jumlah hiv aids dari 2004 sampai 2016 terus mengalami peningkatan dan jumlah terbanyak terjadi pada tahun 2015 sebanyak 168 kasus, dengan kasus terbanyak terjadi pada ibu rumah tangga,” ungkap Abu Hasan dalam seminar perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan seksual, serta narkoba dan HIV aids di Hotel Athaya Kendari, Sabtu (13/8).

Ketua Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Anggia R Marini yang hadir sebagai pemateri dalam seminar tersebut, mengaku prihatin dengan peningkatan jumlah penyakit aids di Sultra. Terlebih itu didominasi oleh kaum wanita.

Iapun menjelaskan bahwa sebenarnya sudah banyak dana yang masuk ke Indonesia, terutama untuk penanggulangan aids. Hanya saja, itu belum maksimal digunakan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran HIV aids tersebut. .

“Harusnya pemerintah mengajak komponen masyarakat untuk melihat strategi yang paling tepat seperti apa biar uang itu digunakan dengan efektif,” ujar Anggia.

Menurutnya, solusi yang paling kongkrit adalah menciptakan lapangan pekerjaan yangsaat ini masih cukup terbatas. Dengan demikian, masyarakat memiliki sumber penghasilan yang tetap hingga tidak melakukan hal-hal menyimpang yang bisa menimbulkan penularan HIV aids.

Untuk diketahui, penyebab penyakit aids dalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh. (p8/c/nur)

Click to comment
To Top