Beranda

Kemarau Setahun, PDAM Jamin Stok Air Bersih di Kendari Aman

KENDARI, BKK- Jelang musim kemarau panjang bisa berdampak pada kekeringan. Namun itu tak membuat pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari khawatir dan menjamin tidak akan berpengaruh pada pelayanannya.

Hal ini disampaikan Direktur PDAM Kota Kendari Damin saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/8). Ia menjelaskan, persediaan sumber air PDAM untuk dialirkan ke konsumen masih cukup banyak, meski kemarau berlangsung hingga satu tahun.

“Meski kemarau bertahan hingga satu tahun, kita tidak akan alami kekeringan dan kekuarangan air untuk dialirkan ke konsumen, karena persediaan air kita sudah lebih dari cukup,” ujarnya.

Ia menguraikan, untuk Sungai Konaweha yang menjadi sumber air Unit PDAM Pohara dengan jumlah konsumen tertinggi hingga 80 persen, memiliki debit air hingga 90.000 liter per detik. Dari total tersebut, PDAM hanya mengambil 400 liter perdetik untuk disuplai ke masyarakat, yang berarti masih tersisah 89.600 liter per detiknya.

“Kalau kita kalkulasi dari pengalaman musim kemarau sebelumnya, paling tinggi debit air Sungai Pohara akan turun hingga 50 persen atau sebesar 45.000 liter per detik, yang berarti masih kita masih memiliki cadangan 44.000 liter per detik setelah dialirkan ke konsumen,” jelasnya.

Selain unit PDAM Pohara, lanjut Damin, unit PDAM Anggoeya juga masih memiliki cadangan debit air jika terjadi musim kemarau. Dari total 300 liter per detik, dengan suplai ke konsumen sebasar 40 liter per detik masih menyisahkan 160 liter dengan angka kritis surut 100 liter perd etik.

“Kita sudah kalkulasi semua dan ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu saya berharap konsumen tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Kepala PDAM yang selalu ramah kepada media ini, juga meminta kerja sama pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan. Sebab hanya kerusakan hutan yang menjadi faktor keringanya sumber air.

“Kalau musim kemarau itu bukan masalah, asal hutan tidak gundul. Yang parah itu kalau sudah hutan gundul plus musim kemarau, untuk itu saya berharap hutan kita bisa terjaga,” pungkasnya.(m2/b/nur)

To Top