Hamdan Zoelva Lantik Pengurus Syarikat Islam Sultra – Berita Kota Kendari
Beranda

Hamdan Zoelva Lantik Pengurus Syarikat Islam Sultra

Ketua Umum PP Syarikat Islam Hamdan Zoelva memasangkan pin SI kepada Abu Hasan dan Ruksamin sebagai Ketua dan Sekretaris PW SI Sultra, Jumat (12/8) malam.

Ketua Umum PP Syarikat Islam Hamdan Zoelva memasangkan pin SI kepada Abu Hasan dan Ruksamin sebagai Ketua dan Sekretaris PW SI Sultra, Jumat (12/8) malam.

KENDARI, BKK – Ketua Dewan Lajnah Pengurus Pusat Syarikat Islam, Dr H Hamdan Zoelva SH MH melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Wilayah SI Sultra berlangsung di Hotel Zahra, Jumat ((12/8).

Pengurus yang dilantik yakni Ketua Drs H Abu Hasan MPd sebagai Ketua, Dr Ir Ruksamin sebagai sekretaris dan Andi Muh Lutfi sebagai bendahara bersama pengurus lainnya.

Dalam sambutannya usai dilantik Abu Hasan mengatajan, kehadiran Syarikat Islam di Sultra dapat merespon perkembangan Islam, karena SI sebagai Ormas Islam ikut bertanggung jawab dalam perkembangan Islam di daerah ini.

 

“Mudah-mudahan kehadiran SI dapat bemanfaat bagi anggota, pengurus, khususnya saudagar Islam karena filosofinya SI lahir dari saudagar islam,” kata Abu Hasan.

 

Abu Hasan mengatakan dalam 100 hari kepengurusan SI Sultra memprogram konsolidasi organisasi baik konsolidasi kultural, struktural, dan program.

 

“Dalam 100 hari insha Allah seluruh kepengurusan SI di kabupaten kota se-Sultra sudah terbentuk. kebetulan komunikasi kami dengan rekan kepala daerah sangat baik dan rupanya mereka siap bergabung di SI,” katanya.

 

Abu Hasan juga mengajak kader SI Sultra untuk menjaga desa-desa karena benteng kita ada di desa, basis ekonomi, pemerintahan dan umat. “Begitu desa jebol maka hancurlah kehidupan masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu Hamdan Zoelva mengatakan bergabung di SI harus berbangga karena organisasi ini mengawali kebangkitan nasional.

Kongres 1912 di Surabaya sudah meperkenalkan bahasa melayu.

 

“Jadi keliru sebenarnya kebangkitan nasional diambil dari tanggal lahirnya Budi Utomo karena tdk pernah menggunakan Indonesia. Mereka hanya bahasa Jawa dan Belanda,” kata Hamdan.

 

Dikatakan mantan Ketua MK ini SI lahir karena ketidakadilan ekonomi oleh penjajah Belanda. SI dilahirkan para Saudagar Islam dibawah pimpinan Samanhudi di Solo pada tahun 1905.

 

Posisi saat, kata Hamdan, SI berada di tengah-tengah dari sekian Ormas Islam khususnya antara NU dan Muhammadiyah. “Dalam SI bisa bergabung seluruh mazhab baik itu Muhammadiyah maupun NU,” katanya.

 

Pelantikan SI Sultra ikut dihadiri Sekretaris Daerah Sultra Dr H Lukman Abunawas SH MSi dan sejumlah tokoh Islam. (lex)

To Top