Dinas Tata Kota Diminta Tegaskan Aturan Sempadan Sungai – Berita Kota Kendari
Beranda

Dinas Tata Kota Diminta Tegaskan Aturan Sempadan Sungai

KENDARI, BKK- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta dinas tata kota dan perumahan setrmpat, untuk profesional dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) tentang rencana zona wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kota Kendari.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kendari La Ode Azhar mengungkapkan, di beberapa pinggiran daerah aliran kali dan sungai di Ibu Kota Sulawesi tenggara (Sultra) saat ini, masih ditemukan bangunan berdirih kokoh. Secara kasat matapun diketahui melanggar Perda nomor 5 tahun 2013 tersebut.

“Dinas tata kota sebagai penaggung jawab atas berdirinya bangunan karena tanpa izinnya tidak akan berdiri sebuah bangunan, mestinya bisa profesional dalam menjalankan tugas, tanpa berlandaskan perasaan,” ujar Wakil Ketua Komisi III, La Ode Azhar ditemui diruangannya, Jumat (12/8).

Berdasarkan pengawasan dewan, lanjut Azhar, baik itu dari laporan musrembang atau peninjauan lapangan, diketahui ada beberapa titik pembanguan yang melanggar garis sempadan. Seperti di kali Lasolo, kali Kadia bagian dalam, sungai Wawanggu di Pasar Baru, kali di Anduonohu dan kali di belakang pasar panjang.

“Data ini menunjukan ketidak profesionalan Dinas Tata Kota Kendari dalam menjalankan tugasnya, namun kita masih beri kebijakan untuk mereka evaluasi sendiri sebelum kita panggil,” terang politkus Golkar ini.

Mantan aktifis ini juga menegaskan, agar pihak tata kota tidak perlu ragu untuk melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar. Sebab, jika terus dibiarkan akan merusak penataan kota dan bisa membahayakan warga sekitar.

“Kalau terus dibiarkan bangunan berdiri disekitar aliran sungai, maka akan membuat luas kali mengalai penyempitan dan ini menjadi salah satu faktor banjir, untuk itu dinas tata kota tidak perlu ragu untuk melakukan pembongkaran,” pungkasnya.(m2/b/nur)

To Top