Beranda

Danrem 143/HO Coffee Morning Bersama Wartawan

Danrem 143/HO, Immanuel Ginting SE saat melakukan coffe morning bersama awak media di Makorem Kendari, Jumat (12/8). (foto: Rudy/BKK)

Danrem 143/HO, Immanuel Ginting SE saat melakukan coffe morning bersama awak media di Makorem Kendari, Jumat (12/8). (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Komando Resor Militer (Korem) 143/HO Kendari, menggelar acara Coffe morning bersama awak media di Kota Kendari di, Jumat (12/8). Acara silaturahmi yang digelar di Makorem 143/HO tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, serta dimeriahkan penampilan organ tunggal dan penyanyi dari persit.

Komandan Resort Militer (Danrem) 143/HO Kolonel Inf Immanuel Ginting SE dalam sambutannya mengatakan, tujuannya menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut ,adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan sekaligus menyerap informasi yang berkembang saat ini di tengah masyarakat.

“Kita buat kegiatan seperti ini untuk mempererat silaturahim dan lebih akrab lagi dengan awak media di Sultra. Dalam waktu dekat ini kami akan menjalin kerja sama dengan awak media karena kita tahu bersama bahwa peran media itu sangat penting dalam meberikan informasi kepada masyarakat. Media juga memiliki arti penting dalam mendukung program pembangunan melalui berbagai informasi dan berita yang disajikan.” kata Ginting dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh wartawan yang ada di wilayah Provinsi Sultra atas kerja sama yang sudah berlangsung sangat baik selama ini. Ia berharap agar hubungan baik tersebut tetap terus terjaga untuk selanjutnya dalam turut berpartisipasi untuk membangun daerah.

Peran media massa sebagai Agent Of Change and Development (agen perubahan dan pengembangan) lanjutnya, sangat kental dengan fungsi social control yang melekat pada media itu sendiri. Sehingga, media massa dapat digunakan oleh semua elemen masyarakat didalam memberikan kritik dan saran konstruktif untuk membangun tatanan sosial, politik, ekonomi, pertahanan, keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya harap agar sejumlah perusahaan media massa, baik cetak, elektronik dan online harus ikut menjaga terciptanya situasi kondusif, terutama di Sultra. Peran media massa sangat besar dalam upaya mencerdaskan masyarakat melalui sajian berbagai informasi produktif. Namun sebaliknya, media massa juga sangat berpotensi memicu konflik dan pertikaian dengan sajian-sajian berita yang provokatif dan kontraproduktif,” tambahnya.

Karena itu tambahnya, ia juga meminta agar industri media massa yang secara langsung terlibat dalam upaya menciptakan suasana damai dan kondusif di daerah ini, dengan menghindari pemberitaan provokatif yang berpotensi memicu konflik dan pertikaian.

”Mengingat pengaruh media massa sangat kuat didalam membentuk opini masyarakat. Terlebih dalam situasi saat ini masyarakat sangat rentan dengan isu-isu yang negatif,” tegasnya.

Acara coffee morning diakhiri dengan tanya jawab tentang batasan berita tentang TNI yang boleh di beritakan oleh media Sultra. Salah seorang wartawan dari group Kompas TV Yusnandar menanyakan kepada Danrem 143/HO tentang batasan pemberitaan yang boleh dipublikasikan oleh Pers/media. Dengan tegas Danrem Ginting menyampaikan semua berita boleh diterbitkan oleh media hanya ada hal-hal tertentu yang tidak boleh diberitakan berupa peralatan perang dan jumlah senjata yang ada di Yonif 725 Woroagi.

“Intinya bila ada info ataupun berita apapun itu namanya walaupun tentang kejelekan seorang TNI dilingkup Korem 143/HO, silahkan dipublikasikan, tetapi harus dikonfirmasi dulu ke kami untuk memastikan berita itu benar atau tidak. Saya tidak akan melarang untuk dipublikasikan”, pungkas pengganti CZI Rido Hermawan itu.

Acara coffe morning tersebut dihadiri; Kepala Biro Humas Pemda Sultra Kusnadi, Kabag Humas Pemda Kota Kendari Triokora Irianto, ketua PWI Sultra Sarjono dan para awak media baik cetak elektronik maupun online yang ada di Kota Kendari. (p5/c/nur)

To Top