TPAS Puwatu yang Ramah Lingkungan – Berita Kota Kendari
Beranda

TPAS Puwatu yang Ramah Lingkungan

TPAS puuwatu dulunya hanya gunung, hutan dan jurang, kini berubah menjadi tempat yang hijau, rindang dan ramah lingkungan. (Nirwan/BKK)

TPAS puuwatu dulunya hanya gunung, hutan dan jurang, kini berubah menjadi tempat yang hijau, rindang dan ramah lingkungan. (Nirwan/BKK)

Selama ini tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa tempat pembuangan sampah cenderung kotor dan bau. Hal ini membuat setiap orang untuk berusaha menjauh dari lokasi pembuangan sampah karena merasa tidah nyaman.

Namun anggapan seperti itu tidak akan timbul ketika melihat dan berada di lokasi Tempat Pembungan Akhir Sampah (TPAS) yang terletak di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Bahkan banyak pihak yang penasaran, untuk melihat langsung dan tak jarang memberikan pujian setelah berkunjungan di lokasi TPAS tersebut.

Rasa penasaran dan sanjungan yang diberikan beberapa pengunjung ketika berada di lokasi TPAS Puuwatu, memanglah hal yang wajar. Betapa tidak, TPAS tersebut telah disulap menjadi wilayah yang ramah lingkungan dan bahkan telah mengantarkan Kota Kendari meraih penghargaan sebagai pengelola TPAS terbaik di Indonesia.

Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Kendari Tin Farida menuturkan TPAS Puuwatu dapat menjadi tempat pembuangan sampah yang rindang, hijau, dan ramah terhadap lingkungan, berawal dari keberhasilan Kota Kendari meraih predikat adipura. Dengan predikat itu, pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan kinerja yang mengacu pada indikator yang menjadi penilaian dalam adipura.

“Namun semua upaya yang kami lakukan justru menjadikan Kota Kendari sebagai satu-satunya Kota sedang yang meraih plakat TPAS terbaik. Tentu hal itu membuat kami sangat berbangga hati dan menjadi lebih termotifasi untuk terus mempertahakan plakat TPAS terbaik itu,” ungkap Tin Farida kepada Harian Berita Kota Kendari (BKK), Selasa (9/8).

Farida mencontohkan, tolak ukur yang baik untuk draenase harus bebas sampah, sendimen, dan bebas bulma atau rumput. Tiga indikator inilah yang menjadi pegangannya dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai Kadis kebersihan. Selama menjalankan fungsinya Farida mengakui banyak hambatan yang dilulainya, namun semua hambatan itu dijadikan sebagai motifasi untuk terus menjadikan Kota Kendari yang bersih dan hijau serta ramah lingkungan.

Dikatakan, dengan berhasilnya Kota Kendari sebagai Kota yang memiliki TPAS terbaik seluruh Indonesia dirinya hanya mampu bersyukur atas reward yang diberikan oleh pemerintah pusat. Selain itu atas reward tersebut pihaknya akan berupaya untuk lebih berinovasi dan lebih meningkatkan lagi yang telah ada.

“Dalam melakukan perawatan terhadap TPAS Puuwatu kami lakukan berdasarkan anjuran teknis yakni mengenai penutupan, dimana penutupan areal lendfil ini dilakukan sepekan minimal sekali. Kemudian kami menjadikan TPAS Puuwatu menjadi TPAS yang tidak bau yang terhindar akan lalat. Selain itu di TPAS Puuwatu juga ada pengelolaan gas methane yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat yang menjadi keunggulan tersendiri TPAS Kota Kendari sehingga berhasil menjadi TPAS terbaik seluruh Indonesia,” ujarnya. (m3/n/nur)

Click to comment
To Top