Kemendikbud Uji Kompetensi Pengawas dan Kepala Sekolah di Kendari – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Kemendikbud Uji Kompetensi Pengawas dan Kepala Sekolah di Kendari

uji pengembangan pemetaan kompetensi pengawas dan kepala sekolah di SMK 1 Kendari, Rabu (10/8).

uji pengembangan pemetaan kompetensi pengawas dan kepala sekolah di SMK 1 Kendari, Rabu (10/8).

KENDARI,BKK– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu (10/8), mengadakan uji pengembangan pemetaan kompetensi pengawas dan kepala sekolah di SMK 1 Kendari. Ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kualitas soal yang dikembangkan.

“Untuk mendapatkan kepala sekolah yang profesional dan yang kompeten, maka harus ada uji kompetensi seperti ini,” terang Kadir selaku ketua tim pengembangan soal pemetaan kopetensi pengawas dan kepala sekolah, saat ditemui di SMK 1 Kendari.

Tim pengembangan soal pemetaan kompetensi kemendibud Syafrizal Alimuzar mengatakan, uji kompetensi ini dilaksanakan di 11 Provinsi dengan total 946 peserta.

“Harapannya dengan adanya ini nanti kedepan pas rilnya itu bagus hasilnya,” harap Syafrizal.

Peserta uji kopetensi tersebut lanjutnya, adalah kepala sekolah dan pengawas se Kota Kendari, mulai dari tingkat TK, SD, SLB, SMP dan SMA/SMK.Total peserta berjumlah 84 orang.

Uji kopetensi yang dilaksanakan di ruang laboratorium komputer 3 SMKN 1 Kendari itu, berlangsung sebanyak 3 sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 07.30 sampai pukul 10.00 yang diikuti oleh 30 orang pesereta. Kemudian sesi kedua dimulai pukul 11.00 sampai pukul 01.00 dengan 30 orang peserta.

“Sesi ketiga dimulai pukul 01.00 sampai pukul 03.00 dengan 24 orang peserta,” tambah Syafrizal.

Salah satu peserta, Ruslan yang merupakan Kepala SMAN 10 Kendari mengatakan, kegiatan uji kopetensi tersebut bersifat positif demi kemajuan pendidikan kedepan. Menurutnya,itu sebagai uji coba tentang kemampuan kepala sekolah dalam hal mengelola lembaga pendidikan.

“Dari hasil (uji kompetensi) itu kemendikbud akan mengevaluasi kembali tes yang diselenggarakan tersebut apakah valid atau variabel. Saya kira sifatnya sangat positif dan demi kemajuan pendidikan kedepan juga untuk mengasah kemampuan para kepala sekolah dimasa yang akan datang,” terang Ruslan.(p8/b/nur)

 

Click to comment
To Top