Dishub Kendari Dukung Dewan Buat Perda Truk Galian C – Berita Kota Kendari
Beranda

Dishub Kendari Dukung Dewan Buat Perda Truk Galian C

Truk tanpa penutup terpal saat melintas di bundaraan tank Anduonohu (Rull/BKK)

Truk tanpa penutup terpal

KENDARI, BKK – Aktifitas truk tambang galian C di Kota Kendari, yang mengangkut tanah, batu, pasir dan kerikil, dinilai cukup mengganngu kenyamanan dan kebersihan kota. Kebanyakan sopir tidak menutup bak mobilnya dengan tenda saat memuat material tersebut, sehingga menimbulkan banyaknya debu dan bahkan mengotori jalanan umum.

Hal ini kemudian mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) bagi truk galian C. Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) setempatpun, memberikan respon positif atas rencana pihak legislatif itu.

Kepala Dishub Kota Kendari Sjarif Sajang, apa yang menjadi rencana DPRD tersebut tujuannya baik. Dengan adanya perda itu nanti, truk-truk yang beroperasi di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) itu akan lebih teratur.

“Ya kalau pembuatan perda tujuannya untuk yang lebih baik maka kami patut untuk meresponnya,” ungkap Sjarif Sajang saat diwawancarai lewat telepon genggamnya, Rabu (10/8).

Selama ini, aku dia, pelanggaran yang dilakukan supir truk tersebut, memang lebih kepada kepatutan dan pemuatannya saja. Padahal pihaknya sudah beberapa kali memberikan imbauan, untuk menutup bak mobil saat memuat hasil tambang galian C.

“Sejauh ini kami sudah melakukan upaya penegasan terhadap truk-truk galian C. Dimana jika kami menemukan pelanggaran di lapangan maka kami langsung melakukan tilang terhadap truk yang bersangkutan,” paparnya.

Untuk itu, pihahnya sangat mendukung langkah dewan tersebut. Bahkan ia berharap agar segera terealisasi, sehingga tidak ada lagi supir truk yang membandel.

Sementara itu, salah satu aktifis peduli lingkungan Kendari Edwar mengatakan, aturan truk galian C memang patut untuk lebih diperketat lagi. Harus ada sanksi yang lebih tegas, ketika sopir truk melanggar peraturan yang telah ditetapkan.

“Dengan demikian masyarakat Kota Kendari tidak lagi terganggu dengan banyaknya debu yang bertebaran dan jalan tidak lagi kotor,” pungkasnya. (m3/b/nur)

 

Click to comment
To Top