Dewan Khawatir Pembahasan APBD Perubahan Terlambat – Berita Kota Kendari
Beranda

Dewan Khawatir Pembahasan APBD Perubahan Terlambat

KENDARI, BKK- Sampai saat ini, belum ada jadwal pasti pelaksanaan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2016 Kota Kemdari. Hal ini membuat seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat khawatir.

Keterlambatan pembahasan APBD perubahan tersebut, dinilai akan berdampak pada pembahasan APBD awal 2017. Selain itu, prestasi yang selalu diraih DPRD dengan tidak pernah terlambat membahas anggaran akan tercoreng.

“Kita akan bermasalah di pembahasan APBD awal kalau terlambat membahas APBD perubahan, ini juga bisa berdampak pada reputasi kita,” ujar Ketua DPRD Kota Kendari Abdul Rasak melalui telepon genggamnya, Rabu (10/8).

Ia menguraikan, sebelum pembahasan APBD perubahan ada beberapa tahapan yang dilalui seperti penyerahan Laporan Kerja Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Pemerintah Kota terhadap penggunaan anggaran. Setelah itu dilanjutkan dengan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Kalau kita hitung waktu yang tersisa sebelum Desember, kita masih punya waktu empat bulan lagi, namun lazimnya untuk pembahasan perubahan anggran, sudah paling terlambat Oktober,” terangnya.

Untuk itu, Rasak berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bisa secepatnya menentukan jadwal pembahasan perubahan anggaran, dengan menyelesaikan tahapan-tahapannya, sehingga antara DPRD dan Pemkot bisa bersinergi.

“Kami berharap pembahasan APBD segera dimulai, karena kami di DPRD sudah siap untuk membahas itu,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi III La Ode Azhar juga menambahkan, sejauh ini untuk penyerahan LKPD dan LKPJ telah selesai, tinggal pembahasan KUAPPAS. Kalau ini tertunda maka kecil kemungkinan pembahasan perubahan anggaran bisa tepat waktu.

“Pembahasan KUA-PPAS itu membutuhkan waktu yang lama, karena setiap program usulan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk perubahan anggaran akan dibahas disini,” tambahnya.(m2/b/nur)

 

To Top