Jatuh dari Ketinggian 15 Meter, Satu TKA China Tewas, Dua Patah Tulang – Berita Kota Kendari
Headline

Jatuh dari Ketinggian 15 Meter, Satu TKA China Tewas, Dua Patah Tulang

ok grafis kecelakaan kerjaUNAHAA, BKK- Pembangunan konstruksi pabrik pemurnian nikel atau smelter di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe kembali menelan korban.

Sedikitnya lima Tenaga Kerja Asing dari China menjadi korban dugaan kecelakaan kerja ini, di mana satu orang dilaporkan tewas, dua patah tulang dan dua lainnya terluka, setelah terjatuh dari ketinggian 15 meter.
Kecelakaan kerja itu terjadi pada Senin (8/8) lalu, sekitar pukul 14.30. Kapolres Konawe, Anjun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Jemi Junaidi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/8) kemarin, menyebutkan identitas kelima korban.
Masing-masing Ing An Jin (47) meninggal dunia, Chu Saw Bo (30) dan Chen Yang Shiang (45) mengalami luka berat patah tulang, Chen da Yong (48) dan Lin Buu Sun (31) luka ringan. Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan pihak kepolisian, insiden kecelakaan yang dialami oleh lima TKA itu berawal saat mereka sedang melakukan pemasangan teropong di ketinggian 15 meter.
Tiba-tiba saja, pijakan mereka terlepas. Yang parah, tali pengaman mereka juga ikut lepas. Mereka pun langsung terjun dari ketinggian sekitar 15 meter.
Korban kecelakaan yang selamat masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Dr Ismoyo, Kendari. Sementara korban yang meninggal langsung dibawah di Rumah Sakit Bhayangkara untuk lakukan visum.
“Untuk korban meninggal, awalnya kita berencana melakukan autopsi. Setelah kami koordinasikan kepada pihak kelurganya. keluarganya langsung menolak dengan alasan korban meninggal murni karena kecelakaan,” ujarnya.
Namun Mantan Kapolsek Unaaha ini mengaku belum bisa memastikan apakah kecelakaan yang terjadi murni karena kecelakaan kerja ataukah adanya kelalaian. Apalagi saat kejadian, tak ada yang mengaku menyaksikannya.
“Saat kami melakukan olah TKP, tidak satu orang pun pekerja yang masuk, sehingga kami hanya melakukan laporan tertulis agar ada dasar kita melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Polres selanjutnya akan memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan, termasuk dari pihak PT Virtue Dragon Nikel Internasional (VDNI). “Memang secara kasat mata, kecelakaan yang terjadi terlihat murni kecelakaan. Tapi kami coba dalami lagi apakah ada kelalaian,” tandasnya.
Sementara itu, General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi yang dikonfirmasi menjelaskan, kelima TKA yang mengalami kecelakaan terjadi saat sedang melakukan pemasangan cerobong portland, tapi tiba-tiba saja tali pengait grandlandnya terlepas, dengan cara bersamaan tali safety yang digunakan para pekerja ikut terlepas.
“Untuk korban luka ringan sudah dizinkan pulang oleh pihak rumah sakit. Sementara korban luka berat masih dikoordinasikan dengan pihak keluarganya, apakah akan dipulangkan ke China, ataukah akan di rujuk di luar daerah. Mereka yang kecelakaan biayanya ditanggung oleh pihak perusaahaan, karena mereka mempunyai asuransi,” tutupnya. (cr4/a/aha)

GRAFIS
Kecelakaan Kerja di Morosi
1. Ing An Jin (47)         (Meninggal Dunia)
2. Chu Saw Bo (30)     (Luka Berat/Patah Tulang)3. dan Chen Yang Shiang (45) (Luka Berat/Patah Tulang)
4. Chen da Yong (48)     (Luka Ringan)
5. Lin Buu Sun (31) luka ringan. (Luka Ringan)

Click to comment
To Top