Jalan Rusak di Konkep Skala Prioritas Pemprov – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Jalan Rusak di Konkep Skala Prioritas Pemprov

Beberapa pengendara roda dua saling bantu mengangkat kendaraan untuk bisa melintasi jalan provinsi di Konkep. Kondisi jalan di wilayah tersebut rusak parah. (foto: HUSAIN/BKK)

Beberapa pengendara roda dua saling bantu mengangkat kendaraan untuk bisa melintasi jalan provinsi di Konkep. Kondisi jalan di wilayah tersebut rusak parah. (foto: HUSAIN/BKK)

LANGARA, BKK – Kondisi jalan di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang kini berstatus sebagai jalan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) rusak parah sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra mencatat sebagai salah satu skala prioritas.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, Dr H Lukman Abunawas SH MSi mengungkapkan, dalam pembahasan anggaran Pemprov Sultra sudah memasukkan jalan Provinsi di Konkep sebaga salah satu skala prioritas. “Memang masuk sebagai skala prioritas dalam alokasi anggaran di Provinsi, kalau masalah pelaksanaannya tinggal bagaimana komunikasi antara Pemda Konkep dengan Pemprov, misalnya apa kendalanya dan apa kepentingannya,” kata Lukman, Senin (8/8).

Di hadapan beberapa awak media, ia juga menyampaikan bahwa Pemprov dalam hal Gubernur Sultra, H Nur Alam sangat merespons pembangunan infrastruktur yang berskala prioritas seperti perbaikan jalan provinsi di Konkep yang penting dikomunikasikan atau dilaporkan kepada provinsi.

“Pak Gub (Gubernur Sultra, red)) sangat merespons masalah seperti ini yang penting dikomunikasikan. Bagaimana akan ada perhatian kalau misalnya tidak terjalin komunikasi antara Pemkab dengan Pemprov, jadi saya kira tidak ada masalah,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini jalan provinsi di Konkep penghubung beberapa kecamatan yakni Kecamatan Wawonii Barat-Wawonii Tengah dan Wawonii Selatan kondisinya rusak parah, akhir-akhir ini baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas dijalan strategis menuju Langara sebagai ibu kota Konkep. Saat musim hujan kondisi jalan becek penuh dengan kubangan, sementara saat musim kemarau kondisi jalan diselimuti debu tebal yang mengancam kesehatan masyarakat. (k4/c)

 

To Top