Calon Hewan Kurban Wajib Lalui Dua Pemeriksaan Kesehatan – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Calon Hewan Kurban Wajib Lalui Dua Pemeriksaan Kesehatan

Murdiantoro

Murdiantoro

KENDARI, BKK – Pihak Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Kendari mewajibkan agar sebelum dan sesudah dipotong, kesehatan hewan kurban wajib diperiksa.

“Sebelum pemotongan, dilakukan pemeriksaan yakni pemeriksaan antemortem, dan setelah pemotongan hewan kurban kembali dilakukan pemeriksaan tahap kedua yakni pemeriksaan post mortem atau pemeriksaan yang lebih mengarah pada bagian tubuh hewan baik dalam maupun luar,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Kendari Murdiantoro, Selasa (9/8).

Pemeriksaan terhadap calon hewan kurban, merupakan agenda rutin tiap tahunnya menjelang lebaran Idul Adha. Demikian juga saat lebaran Idul Fitri dimana masyarakat banyak yang membutuhkan daging sapi.

“Namun pemeriksaan yang lebih intensif kami lakukan pada saat menjelang lebaran Idul Adha yakni pada H-3 hingga H-1,” paparnya.

Dari tahun ke tahun hewan kurban menurutnya tercatat sehat. Hal itu memang menjadi syarat wajib hewan yang akan dikurbankan, sehingga kalau tidak sehat maka tidak bisa dipotong.

“Makanya, kami terus mengimbau kepada masyarakat yang akan mengadakan hewan kurban baik perorangan maupun kerukunan, untuk segera melaporkan hewan kurbannya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan, sehingga daging kurban yang dikonsumsi masyarakat aman,” terangnya.

Adapun hewan yang paling dominan dikurbankan sejak tahun 2015 hingga 2016 adalah sapi. Dimana pada 2015 tercatat sebanyak 1.200 ekor yang dikurbankan, sedangkan pada 2016 ini dengan kondisi ekonomi masyarakat yang cukup membaik pasti akan meningkat.

Sementara itu, yang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan dokter hewan satu-satunya yang ada di Kota Kendari. Dengan minimnya dokter hewan yang dimiliki didaerah ini, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Dinas Pertanian dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara. (m3/c/nur)

 

Click to comment
To Top