Suksesi

PENDAFTARAN CALON INDEPENDEN

KENDARI, BKK– Masa pendaftaran pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota melalui jalur perseorangan atau independen akan ditutup Rabu sore, (10/8) besok. Namun hingga Senin sore kemarin, belum ada satu pun yang datang mendaftarkan diri.
Meski demikian, KPU Kendari sempat menerima kedatangan tim yang mengaku dari salah satu calon pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari. “Mereka ada empat orang dan rata-rata berprofesi sebagai pedagang Pasar Basah. Karena pasangan yang akan diusung juga dari kalangan pedagang,” kata Komisioner KPU Kendari, Zaenal Abidin kepada Berita Kota Kendari.
Ketua Koordinator Calon Pendaftaran Perseorangan ini mengatakan, tim tersebut dibawa oleh H Herry Iskandar. Kedatangan mereka untuk koordinasi dan konsultasi mengenai penyerahan syarat dukungan.
Adapun pasangan yang mereka dukung bernama H Zainuddin HT. “Pak Zaenuddin ini calon wali kotanya. Kalau H Herry kosong duanya (calon wakil). Mereka ada satu jam konsultasi dengan kita. Karena memang kan aturannya calon perseorangan sekarang sudah berubah,” jelasnya.
Meski nama pasangan ini masih asing, namun mereka sudah lama bergerak mengumpulkan fotokopi KTP pemilih, sebagai salah satu syarat dukungan. Bahkan mereka mengklaim sudah menghimpun lebih 20.000 lembar fotokopian KTP.
“Katanya mereka sudah bisa memenuhi syarat untuk dukungan. Kalau syarat minimalnya itu kan 24.360 lembar,” tambah Zaenal.
Tapi belum diketahui apakah pasangan Zainuddin – Herry ini akan kembali mendaftar. “Belum. Mereka belum menyampaikan kapan rencana mereka datang secara pasti. Yang jelas kami sampaikan batas (penyetoran) dukungan sampai tanggal 10 Agustus, jam empat sore,” ujarnya.
Selain batas waktu yang sudah hampir selesai, Zaenal juga mengingatkan kepada pasangan yang berminat maju lewat jalur perseorangan agar menyiapkan seluruh persyaratan. Diantaranya daftar dukungan dan nama-nama pendukung yang berbasis microsof XL disertai foto kopi KTP setiap pendukung.
“Daftar jumlah dukungan dan nama-nama pendukung selain dilampirkan dalam bentuk kopian, kita juga akan meminta file aslinya untuk dicocokkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Kendari, guna mengantisipasi ada yang ganda,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, setelah proses pendaftraan calon usai, masih ada lagi tahapan yang akan dilalui sebelum pengumuman lolosnya calon. Tahapan itu adalah pemeriksaan tim KPU untuk memastikan pemenuhan syarat dengan melihat jumlah minimal sebaran dukungan yang paling kurang lima kecamatan.
“Sebelum kita umumkan lolos atau tidaknya calon perseorangan, kita akan lakukan verifikasi terlebih dahulu untuk membuktikan kebenaran syarat yang dilampirkan saat mendaftar. Setelah proses ini usai baru bisa kita umumkan calon tersebut resmi sebagai salah kandidat Pilwali Kota Kendari,” pungkasnya. (m2/b/aha)

To Top