Narapidana Kendalikan Narkoba dari Lapas Kendari – Berita Kota Kendari
Aktualita

Narapidana Kendalikan Narkoba dari Lapas Kendari

KENDARI, BKK
Kepolisian Sektor Mandonga tengah menyelidiki dugaan pengendalian narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B oleh seorang narapidana.

Penyelidikan itu berawal dari pengakuan Os, seorang kurir sabusabu yang terjaring dalam Operasi Cipta Kondisi, Jl Syech Yusuf, Kendari, Jumat (5/8) malam lalu. “Dari pengakuan Os, dirinya diperintahkan dari seorang napi dari Lapas (Kelas II B) Kendari,” terang Kapolsek Poasia, Kompol Robby Topan Manusiwa S IK, Senin (8/8) kemarin.
Namun saat digali lebih dalam mengenai narapidana yang dimaksud, Robby mengatakan belum boleh dipublikasikan karena masih dalam tahap penyelidikan. Yang jelas, Os diyakini merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba di Kendari.
Selain itu, dari Os pula polisi berhasil meringkus lagi satu orang tersangka. Malam saat tertangkap, Os ‘bernyanyi’ dan mengarahkan polisi ke BTN Wahana, Kecamatan Poasia.
Dipimpin langsung Kompol Robby topan Manusiwa SIK bersama Kapolsek Abeli, Iptu Rudika Harto Kanajiri SIK, polisi pun membekuk
AA (23)

yang juga diduga berprofesi sebagai kurir sabusabu.
“Jadi semalam kita tangkap dua orang tersangka kurir sabusabu,” jelas Robby.
Keduanya tersangka diamankan di Polsek Mandonga untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi sudah menyiapkan pasal 112, 114 dan 127, UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika untuk menjerat So dan AA. Hukumannya di atas lima tahun penjara.
Seperti diberitakan sebelumnya, Os ditangkap saat aparat tengah menggelar Operasi Cipkon di Jl Syekh Yusuf Kendari. Saat itu, Os dari kejauhan terlihat memutar motornya. Mungkin karena panik, motor yang dikendarainya pun terslid dan jatuh.
Polisi mulai curiga ada yang tidak beres saat Os langsung melarikan diri dan meninggalkan motornya. Saat itulah, dia dikejar dan akhirnya bisa dibekuk di kawasan permukiman yang terdapat di depan Hotel Athaya.
Saat ditangkap, polisi menemukan sabusabu yang setelah ditimbang beratnya kurang lebih 10 gram. (p4/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top