Headline

Buronan Pembunuh Mahasiswa UHO Ditangkap

LAODE ONO/BERITA KOTA KENDARI DITERBANGKAN DARI BAUBAU. Laode Alimin dikawal ketat oleh anggota Polres Kendari saat tiba di Mako Polres.

LAODE ONO/BERITA KOTA KENDARI
DITERBANGKAN DARI BAUBAU. Laode Alimin dikawal ketat oleh anggota Polres Kendari saat tiba di Mako Polres.

KENDARI, BKK
Aparat gabungan Buru Sergap (Buser) Kepolisian Resor (Polres) Kendari bersama Buser Polres Baubau berhasil menangkap Laode Alimin, buronan kasus pembunuhan terhadap Muhammad Almunajar (20), mahasiswa Universitas Halu Oleo.

Alimin ini dibekuk di rumah keluarganya, di Desa Lapi, Kelurahan Kampenaho, Kecamatan Bungi Baubau, Selasa (8/8) dinihari, sekitar pukul 00.30 Wita. Alimin dibekuk tanpa perlawanan.
Setelah berhasil diamankan, Alimin pun langsung diterbangkan dari Baubau menuju Kota Kendari via Makassar. Dia diterbangkan dengan pesawat Batik Air dengan pengawalan ketat anggota Buser Polres Kendari. Pesawat mendarat di Bandara Halu Oleo sekitar pukul 17.00.
Tiba di Polres Kendari, Alimin langsung dikerubuti wartawan yang sudah menunggunya. “Saya melakukan penikaman itu, karena saya mencoba membela diri pada saat itu,” kata Alimin yang mengenakan kaos strep hitam putih dan celana jeans puntung.
Setelah memberikan sedikit pernyataan, Alimin alias Lamimin kemudian dibawa ke ruang penyidik.
Kapolres Kendari, AKBP Sigid Haryadi mengatakan, sebelum ditangkap, pihaknya sudah meminta tersangka agar menyerahkan diri secara sukarela. Namun karena tak kunjung datang, aparat gabungan pun dibentuk untuk mencari keberadaannya.
“Dia sempat mau melarikan diri ke Ereke, tapi tak bisa karena polisi ada terus,” katanya.
Sejauh ini, Polres Kendari sudah menetapkan dan menahan dua orang tersangka dalam kasus yang terjadi di Jl AH Nasition, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Selasa (26/7) dinihari itu. Tersangka yang satunya berinisial S. Sementara beberapa orang masih berstatus sebagai saksi.
Dari keterangan para saksi, Lamimin diketahui sebagai pelaku utama. Karena saat kejadian, dia yang menikam ketiga mahasiswa UHO itu.    Selain itu, Lamimin juga masih harus menghadapi Polres Baubau karena juga terlibat dalam kasus penikaman.
Lanjut Sigid, tersangka akan dikenakan pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. (p4/b/aha)

To Top