Lingkar Sultra

Pelantikan Pejabat di Bombana Tunggu Bupati Selanjutnya

RUMBIA, BKK – Pengangkatan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana ternyata tidak dapat dilakukan dalam beberapa bulan terakhir ini dan harus menunggu bupati devenitif selanjutnya.

Hal ini terjadi menyusul adanya larangan melalui undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melarang bupati mengangkat pejabat diakhir masa jabatannya.

Begitu pula dengan Pejabat sementara (Pjs) bupati Bombana yang pada akhir bulan agustus mendatang akan turun menggantikan posisi Tafdil sebagai bupati devenitif saat ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, H Burhanuddin A HS Noy SE MSi membenarkan hal itu. Menurutnya, setelah Pjs bupati turun, proses pelantikan tetap tidak dapat dilakukan.

“Baik bupati saat ini (Tafdil), maupun pejabat bupati nantinya, tetap tidak bisa melantik. Nanti setelah enam bulan masa jabatan bupati devenitif baru bisa ada pelantikan,” kata Burhanuddin di ruang kerjanya kemarin.

Dia mengatakan, meski sebelumnya pemerintah setempat telah melakukan lelang jabatan dengan menggelar uji kompetensi bagi puluhan calon pejabat, namun hal itu bukan merupakan jaminan jika oknum tersebut akan dilantik.

Kendala lain hingga proses pelantikan tidak dapat dilakukan adalah, adanya perubahan nomenklatur baru untuk beberapa SKPD seperti dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Perhubungan serta sejumlah SKPD lainnya.

“Belum lama ini, ada 23 PNS yang sudah mengikuti uji kompetensi, namun hanya tiga orang saja yang memenuhi syarat. Dan tidak ada jaminan bagi mereka yang tidak memenuhi syarat untuk dilantik nantinya,” tandasnya. (cr2/c/jie)

To Top