Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Baubau – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Baubau

BAUBAU, BKK – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Zulkifli Hasan menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Baubau, Rabu (03/08). Kegiatan berlangsung di Gedung Maedani Betoambari sekitar pukul 16.30 WITA.

Sebelum menjelaskan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika, Ketua MPR menyebut, empat pilar kebangsaan sudah berubah nama menjadi 4 Pilar MPR, perubahan nama itu juga sudah disahkan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Itu artinya 4 pilar yang harus disampaikan, disosialisasikan ke masyarakat oleh MPR,” kata Zulkifli Hasan.

Sedangkan di masyarakat kini disebut 4 Konsensus Dasar Berbangsa Bernegara. Satu persatu dari 4 Pilar MPR itu ia sampaikan di hadapan Walikota Baubau AS Tamrin, Pj Bupati Buton Tengah Mansur Amila, Ketua DPRD Baubau Roslina Rahim, Sekot Baubau Muh Djudul, Dandim 1413 Buton Letkol Rudi Ragil, dan sejumlah pejabat serta PNS di Kota Baubau, Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Buton Selatan.

Kata Mantan Menteri Kehutanan di era Presiden SBY itu, kaitannya dengan 4 pilar MPR, Indonesia sedikit demi sedikit sudah mulai meninggalkan nilai-nilai luhur keindonesiaan, melupakan tujuan berdemokrasi, bahkan rakyat indonesia sudah lupa siapa sesugguhnya rakyat indonesia itu.

Setelah memaparkan 4 Pilar MPR, Zulkifli Hasan berharap pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar itu, harus selalu ditumbuhkembangkan dalam mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia, yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat.

Walikota Baubau, AS Tamrin mengakui 4 pilar kebangsaan banyak yang sudah mulai lupa, sehingga Pemkot dan DPRD Baubau perlu kembali mengingatkan kembali kepada masyarakat, sehingga menggelar kegiatan tersebut. Awalnya kata AS Tamrin, dirinya menyurat ke MPR untuk meminta pimpinan MPR menggelar sosialisasi di Kota Baubau.

“Awalnya saya tidak mengira yang datang itu pak Ketua, tadinya saya hanya minta unsur pimpinan, ternyata ketua yang datang, ini suatu berkah karena jarang-jarang ketua MPR berkunjung ke Baubau,” tuturnya.

Kata Tamrin, kegiatan ini penting karena berkaitan juga dengan revolusi mental, semangat patriotisme kita. Karena diakuinya banyak pergeseran nilai-nilai sehingga di masyarakat banyak yang bias, dimana banyak pelanggaran, anarkis. Sehingga kita perlu menggelar kegiatan tersebut. (k2/c/jie)

Click to comment
To Top