Sidang Paripurna Pengesahan Bupati Muna Terancam Molor – Berita Kota Kendari
Suksesi

Sidang Paripurna Pengesahan Bupati Muna Terancam Molor

RAHA, BKK– Sidang paripurna pengesahan LM Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna yang diagendakan DPRD Muna pada Sabtu (6/8) depan, terancam molor. Gara-garanya, Ketua DPRD Muna Mukmin Naini dikabarkan akan menghadiri agenda partainya di Baubau, pada hari yang sama.
Jika merunut pada jadwal, setelah Mahkamah Konstitusi RI memutuskan sengketa Pilkada Muna, tahapan selanjutnya adalah KPU Muna menggelar pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Seperti diketahui, KPU Muna telah menyelesaikan tugasnya itu pada Senin (1/8) lalu.
Dari KPU, hasil pleno tersebut diserahkan kepada DPRD Muna untuk disahkan melalui sidang paripurna. Setelah sidang parpipurna pengesahan itu, DPRD akan mengusulkan pengambilan sumpah jabatan bupati dan wakil bupati terpilih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Sultra.
Selasa (2/8) kemarin, sekitar pukul 12.00, KPU Muna mengutus salah satu komisionernya, Yuliana Rita untuk membawa dokumen berita acara  hasil pleno KPU Muna kepada DPRD Muna. Dikawal oleh pasukan Brimob serta perwira Polres Muna, dokumen itu diserahkan oleh Yuliana dan diterima oleh Sekwan DPRD Muna, Ari Asis.
Kepada Berita Kota Kendari, Wakil Ketua DPRD Muna La Ode Diyrun, mengatakan pihaknya sudah menetapkan jadwal sidang istimewa pada Sabtu (6/8) mendatang. “Jumat (5/8) kita bahas di Bamus (Badan Musyawarah) dulu. Besoknya langsung paripurna,” kata politikus Partai Golkar ini.
Hanya saja, belakangan pihaknya mendapat kabar bahwa ternyata Ketua DPRD Muna, Mukmin Naini kemungkinan tidak bisa hadir dalam paripurna. Karena di saat yang sama, partainya menggelar agenda di Baubau.
“Kita bukan memperlambat sidang parpurna, tapi karena Pak Ketua DPRD Muna, mau menghadiri acara Parpolnya dulu di Baubau pekan ini,” katanya.
Sampai berita ini diturunkan tadi malam, tidak ada kepastian apakah sidang istimewa pengesahan Rusman Emba – Malik Ditu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna itu akan ditunda atau tidak. (cr1/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top