Bekraf Tampung Ide Kreatif Masyarakat – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Bekraf Tampung Ide Kreatif Masyarakat

RAHMAT RULLAH/BERITA KOTA KENDARI PENTA HELIX. Forum Penta Helix serius menyimak pemaparan salah satu pemateri pada forum ekonomi kreatif yang digelar Badan Ekonomi Kreatif RI, di Hotel Grand Clarion Kendari, Senin (1/8)

RAHMAT RULLAH/BERITA KOTA KENDARI
PENTA HELIX. Forum Penta Helix serius menyimak pemaparan salah satu pemateri pada forum ekonomi kreatif yang digelar Badan Ekonomi Kreatif RI, di Hotel Grand Clarion Kendari, Senin (1/8)

KENDARI, BKK- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia menggelar Penta Helix Stakeholder di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Acara yang digelar selama dua hari di Hotel Grand Clarion Kendari tersebut, dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi Sultra dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, akademisi, pelaku ekonomi kreatif serta media se Sultra. Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sultra, Zainal Koedoes mengatakan bahwa acara tersebut merupakan momentum untuk mendukung ekonomi kreatif masyarakat.
“Di sini semua masukan dan ide-ide kreatif dari masyarakat akan ditampung dan ditindaklanjuti. Pemerintah bermaksud merealisasikan seluruh ide kreatif agar bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi kita,” kata Zainal Koedoes, di sela-sela acara, Selasa (2/8).
Zaenal melanjutkan, ide kreatif yang dimasukkan pada forum tersebut dibahas secara mendalam dan serius. Jika ide tersebut sudah sesuai dengan program pemerintah, maka akan ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan.
“Kalau belum konek dengan program kita, maka akan diminta untuk sesuaikan supaya bisa konek. Karena penta helix ini berarti mensinergikan ide dari komunitas ekonomi kreatif dengan program pemerintah,” kata Zaenal.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Julie Arfanti Kaimuddin. Julie mengajak forum untuk ikut berpartisipasi dan memasukkan ide-ide kreatif mereka sebanyak-banyaknya.
Dia mengatakan kegiatan ini akan sangat membantu khususnya bagi daerah yang belum ekonomi kreatifnya belum tumbuh dengan baik. “Sinergitas penta helix akan menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi kreatif di Sultra. Masyarakat memberikan ide-ide, lalu Bekraf dan pemerintah memberikan masukan agar ide tersebut bisa terealisasi,” jelasnya.

Peserta dari Konawe Utara, Ono mengakui di daerahnya industri ekonomi kreatif masih belum berkembang. Padahal potensi dan prospeknya cukup besar.
Dia pun antusias bahwa forum tersebut akan memberikan semacam pencerahan bagaimana ekonomi kreatif bisa dikembangkan di daerahnya.
“Kami di Konut memang masih kekurangan pelaku ekonomi kreatif dan masih kekurangan komunitas. Melalui kegiatan ini, kami akhirnya bisa paham bagaimana membangkitkan ekonimi kreatif dan menumbuhkan komunitasnya,” katanya. (p7/c/aha)

To Top