Suksesi

Sultra Demo Siap Pantau Pilwali

 Pengurus Sultra Demo Kiesman M Thalib menyerahkan berkas pendaftaran lembaga pemantau Pilwali kepada Ketua KPU Kota Kendari. (foto: IST)

Pengurus Sultra Demo Kiesman M Thalib menyerahkan berkas pendaftaran lembaga pemantau Pilwali kepada Ketua KPU Kota Kendari. (foto: IST)

KENDARI, BKK – Organisasi nonpemerintah (Ornop) Sulawesi Tenggara Demokrasi Monitoring (Sultra Demo) siap menjadi lembaga pemantau independen pelaksanaan pemilihan Walikota (Pilwali) Kendari 2017.

“Sesuai undang-undang, dalam pelaksanaan pilkada dibuka kesempatan keterlibatan lembaga pemantau independen. Kami Sultra Demo siap menjalankan fungsi pemantauan untuk Pilwali Kendari,” kata Direktur Eksekutif Sultra Demo, Arafat SE MM kepada jurnalis Berita Kota Kendari (BKK) di kantornya, Senin (1/8).

 

Sebagai bukti kesungguhan dalam pemantauan, Sultra Demo telah mendaftarkan diri secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, Jumat (29/7) lalu.

 

Dalam proses pendaftaran tersebut Arafat didampingi Kiesman M Thalib diterima langsung Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu dan anggota lainnya M Yasir.

 

Arafat menjelaskan, keikutsertaan Sultra Demo dalam pemantauan Pilwali bertujuan berpartisipasi ikut serta bersama-sama penyelenggara, KPU dan Bawaslu serta ajarannya untuk memastikan pelksanaan pilwali berjalan dengan baik, benar dan aman.

 

“Bersama penyelenggara dan stakeholder lainnya berdasarkan tugas kewenangan masing-masing, agar pilwali berjalan dengan aman, stabilitas terjamin tidak ada konflik sosial,” kata Atafat.

 

Dikatakan, berdadarkan pengalaman di beberapa daerah persoalan dalam pilkada muncul diakibatkan produk kordinasi manajemen penyelenggaraan yang tidak berjalan semestinya.

 

Arafat menyeburkan, Pilwali Kota Kendari tahun 2012 mendapat predikat A dari Kapolda Sultra karena sukses pelaksanaan dan aman tidak ada konflik. Itu terjadi karena koordinasi semua penyelenggara negara dan daerah maupun KPU dan Bawaslu berjalan dengan baik, apalagi saat itu ada perhelatan nasional Pesparawi di Kota Kendari.

 

“Semoga kita dapat mempertahankan status tersebut, atau bahkan kita tingkatkan bersama,” ujar mantan Ketua Panwaslu Kota Kendari ini.

 

Dalam proses pantauan pilwali mendatang, Sultra Demo mendaftarkan jumlah relawannya setiap kecamtan dan kelurahan masing-masing. Sehingga jumlah keseluruhan yang akan ditempatkan di 10 kecamatan dan 64 kelurahan yakni sebanya 148 relawan.

 

“Namun kami akan rekrut lagi sesuai dengan jumlah TPS pada pungut hitung mendatang yang berkisar 600 TPS,” katanya, sambil menambahkan sebelum turun memantau akan dilakukan training kepada relawan. (lex)

To Top