RSUD Janji Urus SK, Tenaga Medis Honor Kembali Bekerja – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

RSUD Janji Urus SK, Tenaga Medis Honor Kembali Bekerja

BURANGA, BKK – Aksi protes disertai mogok kerja puluhan tenaga medis honor Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara (Butur) membuahkan hasil. Pasalnya, pihak manajemen rumah sakit berjanji segera mengurus surat keputusan (SK) mereka.

Aksi mogok kerja puluhan medis honor tersebut sempat menyebabkan pelayanan lumpuh selama dua hari.

“Sudah tidak ada lagi aksi mogok, jadi sudah normal-mi,” kata Direktur RSUD Butur dr Sumardin saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (31/7).

Pria yang belum genap sepeken menjabat Direktur RSUD Butur ini menjelaskan, setelah dirinya melakukan pertemuan dengan 64 tenaga magang yang bertugas di unit gawat darurat (UGD), rawat inap, labolatorium rekam medik, administrasi, kebidanan, poli, apotek, gizi, dan fisioterapi, mereka sepakat kembali melaksanakan tugas.

Namun, kata Sumardin, syaratnya pihaknya harus segera mengurus semua SK mereka, sebagai syarat utama keluarnya gaji.

“Kemarin (Sabtu, red) itu, saya langsung adakan pertemuan dengan para honorer, di situ disepakati akan secepatnya diurus SK. Mereka setuju, dan langsung bertugas kembali. Intinya dalam waktu dekat ini SK mereka pasti akan keluar,” janji pengganti Wa Ode Siti Asmin ini.

Sementara, salah seorang tenaga honor, Ady Tri Wurjatmiko, membenarkan jika aksi mogok sudah tidak ada lagi.

“Tidak mogok-mi. Alasannya sudah direktur baru yang langsung mau urus itu SK, dan kami sepakat anak memberi waktu satu bulan, jika belum cair juga maka kami melakukan mogok lagi,” akunya.

Ady mengungkapkan, bahwa pada pertemuan dengan Direktur RSUD Butur berjanji, tidak akan memperlambat kepengurusan SK.

“Pak Direktur yang baru akan mengurus langsung SK kami, dan direktur juga mengambil alih tugas itu dari kepala tata usaha lama, Irawati,” bebernya.

Ady mengucapkan terima kasih kepada media yang telah mengangkat persoalan ini.”

Kami ucapkan terimaksih kepada teman-teman wartawan, karena berkat media juga akhirnya kami digubris pihak RSUD Butur,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan tenaga magang atau honerer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Butur melakukan aksi mogok kerja, karena upah mereka selama tujuh bulan tak kunjung dibayarkan. (k5/b/kas)

To Top