Beranda

DPRD Harap RAPBD 2016 Tidak Telat Dibahas

KENDARI, BKK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari masih menunggu laporan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengenai perkembangan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. Namun sampai saat ini, Pemkot belum memberikan informasi.

Ketua DPRD Kendari, Abdul Rasak mengatakan, pihak DPRD dalam hal ini dalam posisi menunggu. Sebab draf RAPBD dibuat oleh Pemkot Kendari.
“Kalau kami di DPRD sudah siap untuk membahas. Tapi yang saya ketahui, kita belum dapat agenda (kapan) RAPBD Perubahan ini dimasukkan,” kata Rasak yang ditemui di kediamannya, Minggu (31/7).
Rasak mengatakan, idealnya, RAPBD dibahas pada awal-awal semester kedua (Juli – Agustus). Pasalnya, sebelum masuk pada pembahasan inti, ada beberapa tahapan yang terlebih dahulu dilakukan, terutama penerimaan dan pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara) yang dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi-fraksi. Itu semua, kata dia, memakan waktu cukup lama.
“Kalau ini tidak segera dimulai, maka kemungkinan kita bisa terlambat, di mana biasanya untuk pembahasan anggaran perubahan, kita mulai di awal Oktober. Tahapannya sudah harus dari sekarang,” jelas ketua DPRD dua periode ini.
Rasak berharap Pemkot Kendari bisa secepatnya memasukkan draf KUA dan PPAS agar tidak mengalami keterlambatan. Sebab jika terlambat, maka itu akan menjadi pertama kalinya terjadi.
“Kita punya prestasi yang luar biasa yaitu tidak pernah terlambat dalam melakukan pembahasan anggaran. Namun prestasi itu tentu akan tercoreng jika tahun ini tidak bisa seperti tahun sebelumnya. Untuk itu saya berharap Pemkot bisa bersinergi untuk mempertahankan apa yang telah kita raih,” pungkasnya. (m2/c/aha)

To Top