Hunian Hotel Naik Tipis – Berita Kota Kendari –
Bisnis & Ekonomi

Hunian Hotel Naik Tipis

KENDARI, BKK
Tingkat Penghunian Kamar atau TPK hotel bintang di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Mei 2016 naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara mencatat TPK hotel berbintang mencapai 44,27 persen, naik tipis dari TPK pada April sebesar 43,72 persen dari seluruh total kamar. “Kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ada kenaikan 0,55 poin,” kata Kepala BPS Sultra, Atqi Mardiyanto kepada Berita Kota Kendari, Jumat (29/7).
Atqo melanjutkan, jika dilihat dari tren TPK dari tahun ke tahun, persentase tingkat hunian hotel-hotel berbintang memang rata-rata hanya mencapai 40an persen. Pada periode yang sama tahun lalu, TPK di Mei 2015 mencapai 40,52 persen.
Rata-rata hotel baru padat tamu pada November. Hal itu terlihat dari data tahun sebelumnya di mana pada November 2015 TPK hotel mencapai 60,87 persen. “Kalau hitungnya Mei 2015 sampai Mei 2016, November paling tinggi huniannya. Tamunya padat. Paling rendah itu Juli 2015 lalu di mana TPK hanya sampai 28,86 persen. Tapi kita berharap kondisi itu bisa membaik di Juli ini,” harapnya.
Stagnasi TPK hotel berbintang juga hampir beriringan dengan dengan Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT). Pada Mei ini, TPTT tercatat 48,56 persen, atau mengalami peningkatan tipis 2,82 poin bila dibandingkan dengan keadaan April 2016 yang tercatat 45,74 persen.
Namun bila dibandingkan dengan Mei 2015 lalu, terjadi peningkatan sebesar 9,77 poin. Saat itu, TPTT yang tercatat sebesar 38,79 persen.

Seperti halnya TPK, untuk TPTT dari Mei 2015 sampai Mei 2016 tertinggi pada bulan November 2015 yaitu 60,07 persen. Sedangkan TPTT terendah terjadi pada bulan Juli 2015 yaitu 27,34 persen.
Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing dan dalam negeri (domestik) di hotel berbintang pada bulan Mei 2016 sebesar 1,73 hari. Itu mengalami peningkatan tipis sebesar 0,08 poin, jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada April 2016 yang hanya tercatat 1,65 hari.
Lalu jika dibandingkan antara tamu dalam negeri (domestik) dan tamu asing, lama menginap tamu dalam negeri (domestik) pada bulan Mei 2016 lebih rendah dibanding tamu asing, yaitu hanya rata-rata 1,72 sampai 3,03 hari.
“Rata-rata lama menginap tamu pada Mei 2016 ini mengalami peningkatan selama 0,02 hari bila dibandingkan Mei 2015 yang tercatat 1,71 hari. Sedangkan untuk rata-rata tamu perkamar Guest Per Room (GPR) Hotel di Sultra pada bulan Mei 2016 tercatat 1,75 orang atau naik 0,09 persen dibandingkan bulan April 2016 yang tercatat 1,66 orang,” ujarnya.
Itu juga berarti, rata-rata lama menginap tamu pada bulan Mei 2016 mengalami peningkatan sebesar 0,22 poin jika dibandingkan bulan Mei 2016 terhadap tahun sebelumnya Mei 2015 yang tercatat 1,53 orang.
Adapun persentase perbandingan antara tamu asing dengan tamu dalam negeri (domestik) pada Mei 2016, masih didominasi oleh tamu domestik dengan persentase 99,24 persen. Sisanya, 0,76 persen adalah tamu asing atau terjadi pergeseran 0,24 poin. (m3/b/aha)

kayseri escort eskişehir escort porn
To Top