Terlibat Penggelepan Mobil Rental, Mantan Perwira Polisi Ditangkap – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Terlibat Penggelepan Mobil Rental, Mantan Perwira Polisi Ditangkap

KENDARI, BKK – Seorang mantan anggota Kepolisian Republik Indonesi (Polri) bernama Muchlis diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari, karena terlibat dalam kasus dugaan penggelapan mobil rental.

Mantan anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang dipecat karena terlibat kasus narkoba ini diamankan di rumahnya, di Kecamatan Kemaraya Kendari Barat pada Rabu (27/7) sekira pukul 13.00 Wita.

Dari tangan Muchlis, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Avanza putih milik salah seorang pengusaha rental, Renggawan (54).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sigid Haryadi SIK, membenarkan hal itu.

“Setelah menerima laporan, saya langsung perintahkan anggota untuk menyelidikinya. Ini untuk memastikan apakah kasus ini masuk dalam kategori pidana penggelapan atau penadahan,” singkat perwira polisi dengan dua melati di pundak ini saat ditemui di kantornya, Kamis (28/7).

Ditemui di Mapolres Kendari, istri Renggawan mengurai, bermula dari Junaidi pada 24 Juni 2016, datang menyewa mobil satu hari, untuk digunakan dalam acara keluarga. Namun, selama tiga hari mobil tersebut tak kunjung dikembaslikan

Setelah dicek menggunakan global positioning system (GPS), mobil masih tetap berada di wilayah Kemaraya Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari. Tetapi sudah dalam penguasaan Muchlis, karena digadai Junadi.

“Awalnya Junaidi merental mobil untuk ke acara keluarganya, namaun tiga hari tidak ada kabar. Ternyata, mobil itu sudah dipindah tangankan, dan hingga saat ini Junaidi belum membayar ongkos rentalnya,” ucap Istri Renggawan, Kamis (28/7).

Sebelumnya, beber dia, anaknya pernah pergi mengecek keberadaan mobil ke kediaman Muchlis, namun mereka malah ditanya dengan nada keras oleh Muchlis. Untungnya, mereka bisa berkilah mencari alamat rumah teman.

Ko cari siapa di sini,” tutur istri Renggawan menirukan perkataan Muchlis.

Menyusul hal itu, istri Renggawan langsung melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kendari pada Rabu (27/7), atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

“Kemudian, saya bersama beberapa anggota kepolisian menuju ke rumah terlapor. Di sana, kami mendapati mobil tersebut tengah parkir, dan terlapor sempat mengelak dan nyaris mengakali kami dengan berusaha mencabut aki mobil agar GPS-nya tidak aktif,” tamba istri Renggawan.

Anggota kepolisian sigap menghentikan terlapor, sehingga mobil Avanza putih miliknya dibawa oleh anggota ke Mapolres bersama Muchlis.

Salah seorang menantu korban, Icha (31) mengaku, saat ke rumah terlapor bersama anggota kepolisian, ditemukan beberapa buah senjata tajam (sajam) berupa samurai. Tidak hanya itu, sehari sebelumnya dirinya melapor juga pernah digertak terlapor saat mencoba mengecek mobil milik mertuanya itu yang berada diparkiran rumah terlapor. (p4/b/kas)

Click to comment
To Top