Satu Pembunuh Polisi di Baubau Ditangkap – Berita Kota Kendari
Headline

Satu Pembunuh Polisi di Baubau Ditangkap

BAUBAU, BKK– Seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Lakudo, Polres Baubau di Kabupaten Buton Tengah, Brigadir Arifin ditemukan tak bernyawa di kawasan Pantai Lakeba, Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Kamis pagi (28/07).
Polisi yang bergerak cepat akhirnya berhasil menangkap salah satu pelakunya. Informasi yang beredar secara viral di media sosial tadi malam. Dia dibekuk sekitar pukul 19.30.
Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji membenarkan penangkapan terhadap salah seorang yang diduga pelaku pembunuhan Brigadir Arifin. “Polisi sudah menangkap LC. Dia ditangkap di pintu masuk Pantai Nirwana, sekitar pukul 19.30,” kata Kapolres.
Dari pengakuan LC, diketahui pembunuhan itu tidak dilakukannya sendiri. Masih ada lagi dua rekannya. Mereka pun kini diburu. Mengenai motif pembunuhan, Kapolres mengatakan saat ini masih dalam penyelidikan.
Adapun kronologi     peristiwa ini berawal dari seorang nelayan, La Oru (55), yang tiba-tiba menemukan sesosok mayat saat berjalan di kawasan pantai, sekitar pukul 05.30. Saat ditemukan, korban mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna hitam, celana coklat, serta ikat pinggang dengan lambang Polri.
La Oru kemudian melaporkan temuannya itu kepada pihak kelurahan, yang kemudian diteruskan ke polisi. Korban ditemukan tak jauh dari salah satu tempat hiburan malam (THM).
Setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau untuk diautopsi.
Staf medis RSUD Baubau yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, kematian korban karena luka parah bekas hantaman benda tumpul di bagian kepala. Selain beberapa luka di kepala, korban juga mengalami luka memar di punggung, dan wajah lecet.
Korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Kepolisian Sektor (Polsek) Lakudo. Dia ditugaskan sebagai Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) .
Kapolres mengakui sudah memeriksa delapan orang saksi. Suryo juga membenarkan ditemukan banyak luka di bagian tubuh korban, diantaranya luka menganga di bagian belakang kepala, luka memar di punggung, wajah memar.
Dari keterangan saksi, lanjut Suryo Aji, korban ditemukan oleh pemilik lahan, La Oru yang saat itu melihat bercak darah. La Oru langsung mengikuti jejak darah hingga menemukan tubuh korban. La Oru langsung melaporkan hal itu ke pihak kelurahan.
“Kami belum bisa menduga indikasi apapun, kami masih menyelidiki. Motif dan awal kejadian bisa kita ketahui setelah pelaku tertangkap,” tuturnya.
Polisi juga sudah mengamankan beberapa barang bukti. Untuk mengungkap kasus itu, CCTV di tempat hiburan malam yang didatangi korban sebelum ditemukan tewas juga sudah diamankan polisi, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan.
“Anggota kami masih bekerja, mudah-mudahan pelaku segera kita tangkap,” tutupnya. (k2/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top