Ngaku Kopassus, Pemuda Depresi Tantang Satu Polres – Berita Kota Kendari
Headline

Ngaku Kopassus, Pemuda Depresi Tantang Satu Polres

LA ODE ONO/BKK BIKIN HEBOH. Panji (membelakang) saat diperiksa polisi di ruang jaga Polres Kendari, Kamis (28/7). Pemuda ini sempat bikin geger, mengaku sebagai prajurit Kopassus dan menantang seisi Polres Kendari.

LA ODE ONO/BKK
BIKIN HEBOH. Panji (membelakang) saat diperiksa polisi di ruang jaga Polres Kendari, Kamis (28/7). Pemuda ini sempat bikin geger, mengaku sebagai prajurit Kopassus dan menantang seisi Polres Kendari.

Kepolisian Resor Kendari dihebohkan dengan ulah seorang pemuda yang mengaku sebagai prajurit Kopassus (Komando Pasukan Khusus). Dia tiba-tiba datang ke Markas Polres dengan wajah garang, menggertak dan menantang semua anggota polisi yang ditemuinya.

Oleh : La Ode Ono
KENDARI

“Eh. Saya ini Kopassus. Saya bersama 30 anggota saya dibuang di sini. Kalian polisi tidak ada yang tahu saya ini Kopassus,” katanya dengan nada tinggi, di depan sejumlah polisi yang tengah bercengkrama di pos jaga.
Kontan saja, sejumlah polisi pun saling berpandangan heran. Belum hilang keheranan mereka, pemuda yang posturnya memang seperti kayak prajurit TNI itu kembali membuat gaduh.
“Jangan memang kalian bentak saya. Karena saya tidak segan-segan obrak-abrik ini kantor. Saya ini punya kelebihan. Kalian jangan macam-macam. Kalau saya tusuk matamu dengan jari, bisa tembus ke belakang,” katanya sambil mengacungkan telunjuknya.
Sejumlah polisi pun mencoba menenangkannya. Namun pemuda tersebut belum juga berhenti berceloteh.
“Jangan kira saya tidak siap. Kalian menyerang, jangan sampai kaki saya duluan sampai di kepalamu. Saya ini Kopassus. Pangkat saja Inspektur Jenderal,” katanya lagi dengan mimik menantang.
Sejumlah polisi jaga pun membujuknya agar masuk ke dalam ruangan penjagaan. Pemuda ini akhirnya mau. Polisi kemudian menanyakan identitasnya. Dengan nada yang masih lantang, pemuda tersebut mengaku bernama Panji.
Dia juga lancar menyebutkan kampung halamannya. Asalnya dari Dusun Dua, Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe. Dia tinggal di Jl Manila.
Sempat tenang sebentar, Panji kembali emosi. Dia tiba-tiba saja memukul meja hingga kaca bagian atas pecah. Beruntung, tidak ada polisi yang menanggapinya secara emosional. Panji tetap ditenangkan.
Tidak lama kemudian, seorang pria paruh baya masuk ke pos penjagaan. Pria tersebut ternyata ayah Panji. Namanya Wayan Krisna (52).     Wayan mengakui bahwa Panji mengalami depresi. Dia bahkan pernah dirawat di fasilitas medis, di Kecamatan Amonggedo.
Tiga hari yang lalu, cerita Wayan, Panji meninggalkan rumahnya dengan alasan mau pergi ke Baubau. Namun ternyata, Panji ke rumah salah satu keluarganya di Desa Jati Bali. Wayan pun menyusulnya. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa Panji sudah berada di Polres Kendari.
Menanggapi kejadian tersebut, Kaur Bin Satreskrim, Polres Kendari, IPTU Abdul Haris mengatakan, Panji harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menjalani pemeriksaan. “Kami akan membawa dia ke RSJ untuk memeriksa apakah PI (Panji) mengalami gangguan jiwa,” terang Haris.
Apalagi, sebelum berulah di Polres, Panji ternyata sempat berbuat onar di Kantor Resky Buana Taksi, Jl Poros Punggolaka, Kecamatan Puwaatu Kota Kendari. Saat itu, Panji mengaku mau mengambil barang-barangnya yang tertinggal di salah satu taksi. Dia juga memperkenalkan dirinya sebagai prajurit Kopassus.
Salah seorang sopir kemudian menanggapi bahwa tidak ada barang pelanggan yang ketinggalan. Panji tak terima lalu memukul salah satu taksi.
Aksi Panji pun sempat memicu ketegangan di kantor tersebut. Bos Taksi Buana, HJ Rahmatia kemudian mengontak Polisi Militer (POM) Kendari. Anggota POM kemudian memeriksa Panji, dan dipastikan bahwa pemuda itu bukan anggota Kopassus.
Pihak POM kemudian membawa Panji ke Polres Kendari untuk diamankan, agar dia tidak lagi membuat keributan di luar. (*/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top