Terlibat Pencurian Fasilitas Hotel Terapung di Raha, Penjual Bakso Dibekuk – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Terlibat Pencurian Fasilitas Hotel Terapung di Raha, Penjual Bakso Dibekuk

RAHA, BKK – Kepolisian Sektor (Polsek) Katobu kembali berhasil menangkap satu pelaku kasus pencurian fasilitas Hotel Terapung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna.

Adalah Agung warga Jompi Kelurahan La Ende. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual bakso ini ditangkap di Lorong Sumur Bata Kelurahan Raha II, Selasa (16/7) sekira pukul 13.30 Wita.

Dari tangan tersangka berhasil disita sejumlah barang bukti, berupa satu set meja dan kursi makan. Kini tersangka sudah meringkuk di sel tahan Polsek Katobu bersama dua rekannya, yaitu Johar dan Arifuddin yang lebih dulu diringkus.

“Tersangka kami tangkap di Sumur Bata Kelurahan Raha II. Dari tangan tersangka kita sita barang bukti berupa satu set meja dan kursi makan betawi,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Muna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudith S Hananta SIK, melalui Kapolsek Katobu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ogen Sairi, Rabu (27/7).

Ogen menjelaskan, setelah mengetahui Agung turut serta bersama dengan dua tersangka lain melakukan pencurian, pihaknya langsung melakukan pengejaran. Tersangka Agung

Dari pengakuan tersangka yang baru saja dibekuk, sambung dia, Agung diajak dua tersangka lain untuk melakukan pencurian. Barang curian tersebut diangkut dengan menggunakan dua unit mobil jenis Avanza yang dirental, serta satu buah mokrolet.

“Katanya dia (Agung, red) dipanggil Johar untuk bersama-sama mengangkut barang-barang hasil curian menggunakan dua mobil rental jenis Avanza hitam dan merah, serta satu mikrolet. Saat ini tersangka Agung sudah kami tahan bersama rekannya Johar dan Arifuddin,” kata Ogen.

Diketahui, pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu (9/7), sekitar pukul 13.00 sampai pukul 16.00 Wita. Aksi pencurian tersebut dilaporkan Kepala Bidang Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Muna, Wa Ode Suryati.

Dalam laporannya, Suryati merinci fasilitas hotel yang hilang, diantaranya TV 21″ (inchi) dan TV 29″ sebanyak 17 buah, springbed merk American Style sebanyak 20 unit, puluhan kursi tamu, meja tamu, kursi makan, meja makan, dan pendingin ruangan. Akibat kejadian ini, Pemkab Muna menderita kerugian hingga Rp 400 juta. (cr1/c/kas)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top