Ransum TNI Enak Dan Gizinya Tinggi – Berita Kota Kendari
Beranda

Ransum TNI Enak Dan Gizinya Tinggi

Komandan Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Danbekang) VII/44-05-C Kendari Mayor CBA Budi Widiawanto, menggelar perkenalan Ransum, kepada beberapa media di Kota Kendari yang bertempat di Aula Denbekang VII/44-05-C Kendari

KENDARI, BKK – Ransum makan yang dikonsumsi oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), selain rasanya enak ternyata kandungan gizinya sangat tinggi. Ransum ini dipakai oleh setiap anggota TNI yang dalam penugasan.

Komandan Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Danbekang) VII/44-05-C Kendari Mayor CBA Budi Widiawanto, menggelar perkenalan Ransum, kepada beberapa media di Kota Kendari yang bertempat di Aula Denbekang VII/44-05-C Kendari, Komandan Denbekang memperkenalkan beberapa ransum makanan siap saji, bubur siap saji, dan susu bubuk, serta Snack (makanan ringan) serta peralatan masaknya dan piring besi (Ompreng), Senin (25/7) sekitar pukul 10.00 Wita.

Hal itu mengingat, ransum hanya di dapatkan ketika prajurit menjalani Satuan Tugas (Satgas). Ransum ini bekal untuk para prajurit, jenis menunya seperti, T2A makanan pokok siap saji, T2RP itu makanan pokok siap saji dalam bentuk nasi. Ada susu FD-3, snack C1, biskuit TB-1, itu semua untuk menjaga fisik dan stamina. Juga diberikan imukal, minuman penambah nutrisi selama menjalankan penugasan.

“Dalam setiap penugasan, prajurit TNI dibekali dengan ransum ini, makan ini semua siap saji tinggal dipanaskan, dan langsung bisa dikonsumsi,” kata Budi Widiawanto

Masih kata Budi Widiawanto, adanya pembekalan ransum ini untuk perorangan, dan para prajurit tidak perlu lagi mengeluarkan makanan tambahan Karena yang diberikan oleh negara melalui Markas Besar (Mabes) TNI, selain makan ada juga kelengkapan sejenis kompor dan Ompreng yang harus dibawa oleh masing-masing anggota TNI dalam penugasan.

“semua makanan sudah komplit, dari makanan pokok, lengkap dengan pemanas untuk perorangan, serta kelengkapan untuk menyalakan api,” ucapnya.

Dengan dilengkapi dengan bahan logam dan komponen yang bisa panas sendiri, tapi pada umumnya makanan yang ada hanya di panaskan bukan di masak ulang,” ujarnya.

Sebagai Detasemen Perbekalan dan Angkutan, pihaknya memang memiliki tanggung jawab sebagai pendorong logistik atau yang lebih dikenal sebagai Dorlog (Dorongan Logistik), kepada seluruh prajurit TNI yang tengah melaksanakan tugas operasi, Jadi, apabila anggota bergerak dari pos ke pos, ada namanya dorlog. Jadi itu disampaikan melalui voice lewat radio titiknya dimana, sehingga anggota TNI tidak perlu kembali lagi. Untuk proses pendistribusian ransum tidak dengan cara mudah, tetapi dengan cara yang sudah sesuai menggunakan Waltis (Pengawal Taktis). Pengiriman melalui darat dan udara, itu ditentukan dengan kondisi di tempat penugasan tersebut.

“Yang pokok semua anggota yang berangkat dalam penugasan, bawaan dalam rangsel sudah komplit semua, tinggal bagaimana dia menggunakan di tempat penugasannya,” terang perwira berpangkat satu melati dipundak. (p4)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top