Djabar Toba Fokuskan Masalah Pendidikan – Berita Kota Kendari
Beranda

Djabar Toba Fokuskan Masalah Pendidikan

 Suasana Serap Aspirasi Masyarakat Yang Berlangsung di Gedung Acacia Grand Clarion Kendari. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Djabar Toba kembali turun ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pengembangan pendidikan dasar dan menengah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam kegiatan ini, senator tersebut menggandeng Majelis Pendidikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra serta para lepala sekolah (Kepsek). Kegiatan dibuat dalam bentuk focus group discussion yang berlangsung di gedung Acacia Grand Clarion Hotel Kendari, Senin (25/7).

Djabar Toba mengatakan, reses kali ini berjalan cukup baik. Salah satu aspirasi yang dilayankan adalah agar pendidikan di Muhammadiyah semakin lebih bagus.

“Semua aspirasi yang diberikan oleh peserta dalam reses tersebut saya catat, saya masukan, kemudian saya ajukan di pusat. Jadi, semua aspirasi yang diajukan oleh peserta saya tampung semua kemudian saya buat dalam bentuk laporan di pusat,” ungkap Djabar Toba, Senin (25/7).

Menurut dia, reses merupakan kewajiban DPD untuk mendengar dan menampung aspirasi yang disampaikan masyarakat konstituen masing-masing.

“Menurut saya, pengembangan pendidikan di Sultra sudah banyak mengalami kemajuan. Namun, ada beberapa sekolah yakni sekolah menengah kejuruan (SMK) yang perlu dilakukan beberapa perbaikan. Perbaikan yang saya maksud adalah peningkatan mutunya,” jelasnya.

Ia menekankan, harus ada perbaikan di dunia pendidikan terutama laboratoriumnya dan kualitas tenaga pengajarnya.

“Sebab, menurut saya guru-guru yang difokuskan untuk mendidik siswa-siswi SMK merupakan guru yang terampil, jadi memang menurut saya SMK yang ada di Sultra belum maksimal. Sebab, masih ada tamatannya belum bisa memberikan sumbangsi mereka sesuai dengan bidangnya,” paparnya.

Ia berharap, kualitas alumni SMK bisa ditingkatkan lagi agar bisa ditampung dalam dunia kerja.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Ekonomi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muhammadiyah Sultra Prof Abdulah Alhadza mengaku, setelah kegiatan tersebut, akan memutuskan sekolah apa yang tepat dan dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami akan memutuskan sekolah apa yang tepat untuk dibangun dalam rapat kerja (raker) Majelis Pendidikan Muhammadiyah Sultra yang lulusannya bisa diserap tenaga kerja yang ada,” katanya.

Dari hasil reses kali ini, pihaknya berencana akan mendirikan dua sekolah yang mutu pendidikan dan tenaga pengajarnya betul-betul memiliki ilmu dan keterampilan. Ia berharap, alumni SMK Muhammadiyah tidak ada yang menganggur.

“Upaya yang kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya pengangguran lulusan Muhammadiyah dengan memberikan banyak pemahaman terkait dengan kewirausahaan,” katanya. (m3/c/pas)

Click to comment
To Top